Semarang, CMI News – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Exit Tol Bawen, jalur Semarang-Solo menuju Kota Salatiga sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa ini menjadi sorotan tajam, mengingat lokasi tersebut kerap menjadi titik hitam kecelakaan, hingga menelan korban jiwa dan luka-luka. Jumat (5/7/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan itu melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor. Bahkan, sepeda motor CB150R yang terlibat kecelakaan dengan pelat nomor AD3 036B KF tampak terlihat di bawah kolong mobil Calya berpelat nomor AA 1368 C.

Pengakuan Korban

Kentiyarso Salah satu korban, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil boks diduga mengalami rem blong hingga menabrak mobil yang dikendarainya, Toyota Calya berwarna merah. Kemudian mobil yang ia kendarai hilang kendali dan menabrak sepeda motor hingga masuk kolong mobil. Saat kejadian kondisi lampu lalulintas sedang menyala merah.

“Tiba-tiba ada truk sepertinya rem blong menabrak kendaraan-kendaraan di depannya.

“Mobil boks terguling menabrak median jalan, sedangkan mobil saya terdorong sekitar 20 meter hingga berputar tiga kali dan menabrak median jalan juga,” kata Kentiyarso, Jumat (5/7/2024).

Dikatakan, sebelum menabrak, mobil boks itu sempat membunyikan klakson. Namun karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi lampu menyala merah dirinya tidak bisa menghindari. Akibat kecelakaan itu ada satu korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Namun tadi sepertinya satu pengendara motor terluka, dibawa ke rumah sakit. Kalau saya Alhamdulillah tidak ada luka,” ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu, lalu lintas di jalur menuju arah Salatiga sempat mengalami kepadatan hingga beberapa kilometer. Polisi langsung mengevakuasi semua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Sampai saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi.

Simpang exit Tol Bawen yang kondisi jalannya menurun memang kerap menjadi lokasi kecelakaan. Salah satu kecelakaan maut yang terjadi di lokasi itu adalah saat sebuah truk yang mengalami rem blong menabrak puluhan kendaraan yang tengah berhenti di traffic light pada 23 September 2024 lalu. Akibat kecelakaan itu, tiga orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya luka-luka.

Dampak Tragedi Tol Bawen

Kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga kemacetan panjang di Exit Tol Bawen. Petugas kepolisian harus bekerja keras untuk mengevakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas.

Tragedi ini juga menimbulkan trauma bagi para korban dan keluarga mereka. Kehilangan orang terkasih dan mengalami luka-luka tentu menjadi pengalaman yang sangat berat.

Perlunya Evaluasi Keselamatan

Kecelakaan beruntun di Exit Tol Bawen kembali membuka luka lama tentang keamanan di jalan tol. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Pemerintah, pengelola jalan tol, dan pengguna jalan perlu bekerja sama untuk meminimalisir risiko kecelakaan. Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di Exit Tol Bawen, termasuk pemeriksaan kendaraan yang lebih ketat dan penerapan rambu-rambu lalu lintas yang lebih jelas.

Kesadaran dan Pencegahan

Tragedi ini juga menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Patuhi aturan lalu lintas, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Dengan kesadaran dan upaya pencegahan dari semua pihak, diharapkan tragedi seperti ini tidak terulang kembali.