
Cilacap, cminews.co.id – Masyarakat Kelurahan Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, digegerkan dengan penemuan mayat bayi dalam kondisi tidak utuh di pemakaman umum setempat.
Penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan dalam kondisi tidak utuh yang bagian kepala tidak ditemukan.
Peristiwa penemuan mayat bayi bermula dari sejumlah warga yang menggali makam untuk pemakaman warga yang meninggal dunia.
Salah seorang warga kemudian pergi mencari bunga kamboja di sekitar makam. Warga tersebut melihat sebuah bungkusan yang mengeluarkan bau menyengat dan dikerumuni lalat.
Setelah memanggil warga lainnya dan membuka bungkusan ternyata di dalamnya terdapat jenazah bayi.

Penemuan mayat bayi yang tidak utuh terjadi di pemakaman umum Rogolayu, Dusun Cigadung Kelurahan Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, saat ditemukan, Kamis (24/9), jenazah bayi diduga telah dikubur secara dangkal, hingga menyebabkan sebagian tubuhnya hilang.

Aparat kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian, kemudian memasang garis polisi serta melakukan olah TKP. Polisi menemukan sebuah lubang dangkal yang diduga untuk mengubur jenazah bayi tersebut.
Dilokasi, polisi juga menemukan sejumlah barang diantaranya kaos yang digunakan untuk membungkus jasad, celana dan sebuah tas.
Kasi Humas Polresta Cilacap AKP Wendi Andaru, seperti dilansir dari BeritaSatu.com, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan latar belakang bayi tersebut ditemukan di area pemakaman.
“Saat ini dari Reskrim Polsek maupun Polresta sedang melakukan pengembangan, penyelidikan, untuk mengetahui apakah jenazah bayi tersebut adalah hasil dari penelantaran bayi atau aborsi. Karena kondisi saat ditemukan sudah tidak utuh dan jenazah ini memang ditemukan di area pemakaman. Namun dari keterangan saksi-saksi itu kondisinya sudah dikubur akan tetapi tidak dalam sehingga ada kemungkinan digali oleh binatang hingga timbul dan mengeluarkan aroma yang menyengat”, ujar Kasi Humas.
Ia mengatakan, berdasar pemeriksaan medis bayi tersebut diduga telah dikubur sekitar empat hari sebelum ditemukan. Kondisi jenazah yang mulai membusuk diduga menjadi penyebab munculnya baru menyengat.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kepentingan penyelidikan, jenazah bayi tersebut lemudian di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap. (*)








