
Purwokerto, cminews.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat peningkatan jumlah pelanggan pada layanan angkutan penumpang hingga Agustus 2026. Selama periode tersebut, sebanyak 6.513.142 pelanggan menggunakan layanan kereta api di Wilayah Daop 5 Purwokerto atau rata-rata 814.142 pelanggan per bulan. Jumlah tersebut meningkat 12 persen dibandingkan rata-rata volume penumpang per bulan pada periode yang sama tahun 2025 sebanyak 729.588 pelanggan.
Dari total pelanggan tersebut, sebanyak 3.259.796 pelanggan tercatat berangkat dari stasiun-stasiun di Wilayah Daop 5 Purwokerto, sedangkan 3.253.346 pelanggan merupakan pelanggan yang tiba.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan semakin mudah diakses untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai upaya perusahaan dalam terus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan, baik melalui penguatan operasional maupun peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
“Pertumbuhan jumlah penumpang ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis yang terus dilakukan KAI, mulai dari optimalisasi kapasitas tempat duduk, penguatan aspek operasional, penyelenggaraan program promo tarif, hingga komitmen seluruh insan KAI untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujar As’ad.

Stasiun Purwokerto masih menjadi stasiun dengan aktivitas pelanggan tertinggi selama periode tersebut. Tercatat sebanyak 2.480.078 pelanggan dilayani di stasiun tersebut, terdiri dari 1.231.792 pelanggan berangkat dan 1.248.286 pelanggan tiba. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo, disusul Stasiun Kroya, Stasiun Kebumen, dan Stasiun Gombong.
Sementara itu, lima stasiun tujuan favorit pelanggan dari Wilayah Daop 5 Purwokerto didominasi kota-kota besar, yaitu Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Kiaracondong, serta Bekasi. Tingginya jumlah pelanggan menuju kota-kota tersebut menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarkota di Pulau Jawa.
Selain peningkatan jumlah pelanggan, KAI Daop 5 Purwokerto juga terus menjaga kualitas operasional melalui capaian On Time Performance (OTP) yang tetap tinggi. Hingga Agustus 2026, rata-rata OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,83 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 97,57 persen.
As’ad menjelaskan bahwa ketepatan waktu perjalanan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong masyarakat semakin percaya menggunakan kereta api. Untuk mempertahankan capaian tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan perawatan sarana dan prasarana secara berkala, memperkuat koordinasi operasional, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang bertugas di lapangan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada KAI. Kepercayaan tersebut menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” tutup As’ad. (*)








