Tak hanya itu, Dr. Evi turut menyoroti kesiapan sarana pendidikan menghadapi era digital. Ia menilai fasilitas seperti perpustakaan digital, laboratorium komputer, akses internet berkecepatan tinggi, hingga ruang kelas interaktif perlu menjadi standar baru dalam sistem pendidikan modern.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur pendidikan menjadi faktor penting agar pelajar di Kota Bekasi mampu beradaptasi dan bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital serta kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Di akhir pernyataannya, Dr. Evi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju dan inklusif. Ia menegaskan DPRD Kota Bekasi siap mengawal dukungan anggaran pendidikan, namun keberhasilan pembangunan sektor pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan orang tua murid.
Bagi Dr. Evi, Hardiknas 2026 menjadi tolok ukur keseriusan seluruh pihak dalam membangun masa depan pendidikan Kota Bekasi yang lebih baik dan berdaya saing. (adv)




















