cminews.co.id – Program One Day English yang diterapkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mendapat apresiasi dari DPRD Kota Bekasi. Program tersebut dinilai sebagai langkah inovatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi aparatur sekaligus mendukung upaya menjadikan Bekasi sebagai kota yang memiliki daya saing global.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengatakan penggunaan bahasa Inggris di kalangan ASN dapat menjadi sarana untuk memperkuat kompetensi pegawai dalam menghadapi tantangan era internasional.
Menurutnya, kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, dapat meningkatkan citra Kota Bekasi di mata investor serta memperkuat posisi daerah dalam persaingan ekonomi dan investasi.
Namun demikian, Wildan mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut disertai kesiapan yang memadai. Ia menilai kemampuan ASN dalam berbahasa Inggris masih beragam sehingga diperlukan pembinaan dan penyesuaian agar kebijakan dapat berjalan efektif.
Ia juga menegaskan bahwa program One Day English jangan sampai hanya menjadi kegiatan simbolis atau formalitas semata. Pemerintah daerah diminta memastikan implementasi program benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan komunikasi aparatur.
Tak hanya untuk ASN, Wildan turut mendorong penerapan konsep serupa di dunia pendidikan. Pembiasaan penggunaan bahasa Inggris sejak dini dinilai penting untuk membangun budaya komunikasi yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perkembangan global.
Meski begitu, penerapan di sektor pendidikan juga perlu mempertimbangkan kesiapan tenaga pendidik dan kemampuan siswa agar program dapat diterapkan secara optimal tanpa menimbulkan hambatan baru.
Di sisi lain, ia menekankan bahwa upaya menarik investasi ke daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan komunikasi internasional. Stabilitas wilayah serta faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan utama bagi investor sebelum menanamkan modalnya di suatu daerah. (adv)













