Karena itu, ia mendorong penguatan berbagai program pendukung seperti sistem zonasi yang lebih efektif, pemberian beasiswa, hingga pengembangan sekolah terbuka agar seluruh anak di Kota Bekasi memperoleh hak pendidikan secara setara.
Selain persoalan akses, Dr. Evi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sehingga dukungan terhadap kompetensi dan kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas pemerintah.
Ia meminta percepatan program sertifikasi guru, perluasan pelatihan berbasis digital, serta pembenahan skema tambahan penghasilan pegawai (TPP), khususnya bagi guru honorer.
“Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan mereka harus mendapat perhatian yang serius,” katanya.




















