Tegal, CMI News – Dalam hasil survei terbaru terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tegal, pasangan nomor urut 02 Ischak Maulana Rohman dan Ahmad Kholid menunjukkan dominasi yang signifikan dengan meraih dukungan sebesar 58,8%.

Lembaga Survei Indonesia (LSI), survei ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap pasangan ini, yang dinilai mampu membawa perubahan positif untuk Kabupaten Tegal.

Survei ini dilakukan oleh lembaga independen selama periode tertentu dengan melibatkan responden dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal. Dalam survei ini, pasangan Ischak Maulana dan Ahmad Kholid memimpin dengan selisih yang cukup jauh dari kandidat lainnya.

Angka 58,8% menunjukkan bahwa pasangan ini bukan hanya memiliki basis dukungan yang kuat, tetapi juga menjadi favorit di berbagai segmen masyarakat, baik dari sisi usia, profesi, maupun wilayah.

Di posisi kedua, pasangan pesaing utama hanya mampu mengumpulkan dukungan sebesar 30,2%, sedangkan sisanya, sekitar 11%, masih belum menentukan pilihan.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Kabupaten Tegal yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

• Sampel sebanyak 800 orang diambil dengan menggunakan metode multistage dengan

toleransi kesalahan (margin of error)±3.5% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.

• Sampel berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Tegal yang terdistribusi secarap roporsional.

• Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadapr esponden terpilih.

• Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20% dari total sampel

oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spotcheck). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti.

Beberapa faktor yang diduga menjadi pendorong tingginya elektabilitas Ischak Maulana dan Ahmad Kholid antara lain:

1. Visi dan Misi yang Jelas : Pasangan ini membawa visi pembangunan yang inklusif, mencakup penguatan ekonomi lokal dan peningkatan layanan publik.

2. Kedekatan dengan Masyarakat : Kehadiran mereka secara aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat menjadi poin penting dalam memperkuat dukungan.

3. Kinerja dan Reputasi : Rekam jejak yang baik dan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat memberikan nilai tambah bagi pasangan ini.

 

Meskipun unggul dalam survei, pasangan Ischak Maulana dan Ahmad Kholid masih harus menghadapi tantangan menjelang hari pemungutan suara. Tingginya angka pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters) dan kemungkinan perubahan tren politik menjadi faktor yang perlu diantisipasi.

Selain itu, persaingan dari kandidat lain yang terus berupaya meningkatkan popularitasnya juga memerlukan perhatian serius.

Hasil survei ini menjadi sinyal positif bagi pasangan Ischak Maulana Rohman dan Ahmad Kholid, namun mereka tetap perlu menjaga momentum dan memperkuat strategi kampanye agar dapat mempertahankan keunggulan hingga hari pemilihan.

Dukungan masyarakat yang terus menguat menjadi bukti bahwa program-program yang mereka tawarkan telah berhasil menarik perhatian publik.

Dengan hasil survei ini, perhatian kini tertuju pada strategi lanjutan yang akan dijalankan pasangan ini untuk memastikan kemenangan pada Pilkada Tegal mendatang. ***