TEGAL – Sinergi antar-unit Bea Cukai kembali mematahkan jalur distribusi rokok ilegal lintas provinsi. Dalam operasi gabungan yang berlangsung ketat, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 1.216.000 batang rokok tanpa pita cukai yang diangkut melintasi Tol Pejagan–Pemalang.
Upaya penyelundupan ini tergolong nekat lantaran pelaku menggunakan modus penyamaran yang cukup ekstrem, yakni menimbun jutaan batang rokok tersebut di bawah tumpukan karung pupuk kandang.
Kronologi Penggagalan
Keberhasilan ini merupakan buah manis dari kerja sama solid antara:
-
Bea Cukai Tegal
-
Direktorat P2 (Penindakan dan Penyidikan)
-
Kanwil DJBC Jawa Tengah & DIY
-
Kanwil DJBC Jawa Timur I
-
Bea Cukai Sidoarjo
Berdasarkan informasi intelijen yang akurat, tim gabungan membuntuti sebuah kendaraan yang dicurigai mengangkut barang kena cukai ilegal. Setelah melakukan pengamatan mendalam, petugas akhirnya melakukan penghadangan dan pemeriksaan di Rest Area KM 294 Tol Pejagan–Pemalang.
Saat diperiksa, bagian belakang bak pengangkut sekilas hanya berisi tumpukan pupuk kandang yang mengeluarkan aroma menyengat. Namun, ketelitian petugas di lapangan tidak goyah. Setelah dilakukan pembongkaran, di balik tumpukan pupuk tersebut ditemukan jutaan batang rokok yang siap diedarkan tanpa dokumen resmi.
“Pelaku berupaya mengelabui indra penciuman dan penglihatan petugas dengan menyamarkan muatannya di bawah pupuk kandang. Namun berkat analisis intelijen yang matang, upaya tersebut berhasil kami gagalkan,” ujar perwakilan Bea Cukai.
Total barang bukti sebanyak 1.216.000 batang rokok tersebut kini telah disita untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Operasi ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara dari sektor cukai, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran rokok ilegal di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Pihak Bea Cukai mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi peredaran rokok ilegal di lingkungan mereka, karena #GempurRokokIlegal bukan hanya tugas petugas, tapi tanggung jawab bersama.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













