CMI News | Pemalang, Jawa Tengah – Seorang tukang becak bernama Pak Tardi (80) warga Jl. Manggar dusun Pakis Aji, RT 03 RW 01 Desa Wanarejan, Taman Pemalang.

Di balik kesederhanaan dan raut wajahnya yang dihiasi garis-garis keriput, tersimpan tekad baja dan mimpi besar yang ingin diraihnya.

Pak Tardi bukan sembarang tukang becak. Di balik kesibukannya mengayuh becak, Pak Tardi memiliki mimpi mulia untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Pak Tardi telah memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap agama Islam. Ia selalu rajin menunaikan ibadah shalat dan mempelajari Al-Qur’an.

Keinginan untuk mengunjungi Baitullah, Ka’bah, dan menapaki tanah suci Mekkah selalu tertanam kuat di dalam hatinya.

Namun, jalan menuju impian Pak Tardi tidaklah mudah. Sebagai tukang becak, penghasilan Pak Tardi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menabung untuk biaya haji bukanlah hal yang mudah.

Meski demikian, Pak Tardi tidak pernah menyerah. Ia selalu menyisihkan sebagian penghasilannya, seberapa pun kecilnya, untuk ditabung demi mewujudkan mimpinya.

Mimpi Pak Tardi untuk naik haji bukanlah mimpi yang datang begitu saja. kata Pak Tardi, ” Dulu waktu mempunyai 2 (dua) anak, dirinya berbicara kepada sang istri. ” Walaupun sebagai tukang becak dirinya memiliki cita-cita naik haji, kata Pak Tardi

Karena dirinya mendapatkan restu dan doa dari sang istri, Pak Tardi saat itu mulai menabung untuk mewujudkan impiannya.

Pak Tardi sendiri memiliki istri dan dua anak. Istrinya hanyalah seorang pedagang tahu campur dan gorengan yang sederhana.

Tekad dan kegigihan Pak Tardi patut diacungi jempol. Ia tidak pernah mengeluh meskipun lelah dan terkadang merasa putus asa. Ia selalu meyakini bahwa Allah SWT akan membantunya mewujudkan mimpinya.

Dan benar saja, setelah 12 tahun menabung dan berjuang, akhirnya mimpi Pak Tardi untuk naik haji tercapai. Dengan penuh rasa haru dan bahagia.

Pak Tardi sendiri tergabung dalam kloter ke 31 di Kabupaten Pemalang untuk ke tanah suci dan Insyaallah akan pulang pada tanggal 1 Juli 2024.

Dia juga bernazar jika nanti dirinya pulang, akan dijemput oleh anak istrinya di Pendopo Kabupaten Pemalang menggunakan becaknya.

Kisah Pak Tardi merupakan bukti bahwa mimpi besar dapat diraih dengan tekad, kegigihan, dan keikhlasan. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak pernah menyerah dalam meraih mimpi mereka, seberapa pun sulitnya.

Kisah Pak Tardi adalah kisah inspiratif yang patut diceritakan dan dibagikan kepada banyak orang. Kisah ini menunjukkan kepada kita bahwa dengan tekad dan kerja keras, tidak ada mimpi yang tidak mungkin untuk diraih.

 

Tonton Video Pak Tardi Tukang Becak Naik Haji