Purwokerto, cminews.co.id – Pertumbuhan perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia turut tercermin pada penggunaan transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat sebanyak 19.034 pelanggan warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sepanjang Januari–Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 17.192 pelanggan.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi untuk periode Januari–Agustus dalam lima tahun terakhir. Jumlah pelanggan WNA pada periode yang sama tercatat sebanyak 7.706 pelanggan pada 2022, kemudian meningkat menjadi 12.673 pelanggan pada 2023, 16.481 pelanggan pada 2024, 17.192 pelanggan pada 2025, dan mencapai 19.034 pelanggan pada 2026.

Jika dibandingkan dengan Januari–Agustus 2022, jumlah pelanggan WNA pada periode yang sama tahun 2026 telah meningkat 147 persen. Tren tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi bagian dari pilihan perjalanan wisatawan asing untuk mobilitas antarkota selama berada di Indonesia.

“Pertumbuhan pariwisata nasional membuka semakin banyak pola perjalanan antarkota bagi wisatawan asing. Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang nyaman untuk mendukung mobilitas wisatawan, termasuk perjalanan menuju berbagai kota di wilayah Daop 5 Purwokerto,” kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin.

Secara nasional, tren tersebut sejalan dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 10.578.286 kunjungan wisman sepanjang Januari–Agustus 2026, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 10.037.876 kunjungan.

Salah satu penumpang KAI WNA. (foto: Humas Daop 5 Purwokerto)

Dari sisi persebaran perjalanan, Stasiun Purwokerto menjadi stasiun dengan aktivitas pelanggan WNA tertinggi di wilayah Daop 5 sepanjang Januari–Agustus 2026, yakni sebanyak 8.415 pelanggan. Berikutnya adalah Stasiun Kroya sebanyak 3.031 pelanggan, Sidareja 1.382 pelanggan, Kutoarjo 1.325 pelanggan, dan Cilacap 1.029 pelanggan.

Sebaran tersebut menunjukkan mobilitas pelanggan asing tidak hanya terpusat di satu kota, tetapi bergerak melalui sejumlah wilayah dengan karakter dan potensi perjalanan yang beragam. Sejumlah destinasi wisata maupun kegiatan daerah turut menjadi faktor yang mendorong pergerakan wisatawan mancanegara di wilayah tersebut.

Stasiun Purwokerto masih menjadi salah satu akses bagi wisman menuju Dataran Tinggi Dieng yang menawarkan perpaduan keindahan alam dan keunikan budaya lokal. Sementara itu, beragam destinasi wisata alam di Kabupaten Pangandaran, khususnya kawasan pantai yang dapat diakses melalui Stasiun Sidareja, turut menjadi pilihan perjalanan wisatawan.

Dari sisi wilayah Kutoarjo, konektivitas kereta api turut mendukung perjalanan wisatawan menuju kawasan Candi Borobudur dan destinasi wisata di sekitarnya. Sementara di Cilacap, penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala internasional turut menambah daya tarik perjalanan, salah satunya kejuaraan motor trail Hiu Selatan International Hard Enduro 8 2026.

Tren perjalanan tersebut berlangsung di tengah semakin beragamnya asal wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. BPS mencatat, pada Agustus 2026, kunjungan wisman dibandingkan Agustus 2025 tumbuh dari kawasan Afrika sebesar 14,78 persen, ASEAN 10,40 persen, Oseania 7,95 persen, Amerika 7,31 persen, Asia selain ASEAN 6,83 persen, serta Timur Tengah 2,86 persen. Sementara itu, kunjungan wisman asal Eropa tercatat turun 3,07 persen.

“Data nasional menunjukkan wisatawan datang dari berbagai kawasan dunia, sementara data KAI menunjukkan perjalanan mereka kemudian tersebar ke sejumlah kota. Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas antarkota melalui transportasi kereta api semakin relevan dalam mendukung rangkaian perjalanan wisatawan selama berada di Indonesia,” ujar As’ad.

Dalam catatan tahunan, KAI Daop 5 Purwokerto melayani 12.615 pelanggan WNA pada 2022, 19.359 pelanggan pada 2023, 24.238 pelanggan pada 2024, dan 24.844 pelanggan pada 2025. Volume tahunan pada 2025 menjadi yang tertinggi dalam periode tersebut.

”Melalui layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, KAI Daop 5 Purwokerto terus mendukung konektivitas antarkota sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara,” tutup As’ad. (*)