CMI News — Polisi terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, yang menggegerkan kawasan Kelapa Gading pada Jumat, 7 November 2025.

Sejumlah barang bukti telah diamankan di lokasi kejadian, termasuk material yang diduga berkaitan dengan bahan peledak.

Barang Bukti: Serbuk Diduga Bahan Peledak & Tulisan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penyidik telah mengamankan beberapa temuan penting. Di antara bukti tersebut terdapat serbuk yang diduga bahan peledak serta catatan tertulis. Namun, rincian teknis belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses investigasi.

“Ada beberapa bukti pendukung, termasuk tulisan dan serbuk yang diperkirakan dapat memicu ledakan. Seluruh temuan sedang kami kumpulkan dan analisis lebih lanjut,” ujar Kapolri dikutip (Minggu, 9/11/2025).

Selain barang bukti fisik, kepolisian juga terus menelusuri dokumen dan catatan lain untuk memetakan motif maupun skenario terjadinya ledakan.

Kondisi Terduga Pelaku: Sudah Sadar & Masih Dirawat

Terduga pelaku yang diketahui merupakan siswa SMAN 72 Jakarta, dilaporkan telah sadar setelah sebelumnya tidak sadarkan diri pasca-insiden. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis.

“Kondisinya sudah sadar dan tengah dalam proses pemulihan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Fokus utama masih pada stabilisasi kondisi fisik dan psikologis sebelum masuk ke tahap pemeriksaan lanjutan.

Isu Bullying Mencuat, Polisi Belum Ambil Kesimpulan

Sempat beredar kabar bahwa terduga pelaku melakukan aksi tersebut karena menjadi korban perundungan (bullying). Namun, kepolisian menegaskan masih mengumpulkan informasi dan alat bukti untuk memastikan kebenaran isu tersebut.

Analisis kasus masih berjalan, memastikan faktor pemicu dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.