
CMI News — Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan dipastikan akan difungsikan secara gratis saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kehadiran tol ini menjadi angin segar bagi pemudik karena waktu tempuh Jakarta–Bandung diperkirakan hanya sekitar 45 menit.
Tol Japek II Selatan memiliki panjang total 62 kilometer yang menghubungkan Tol Lingkar Luar Jakarta di Jati Asih, Bekasi, hingga Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta. Jalur ini disiapkan sebagai alternatif untuk mengurangi kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, progres pembangunan tol tersebut telah menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah ruas utama, khususnya seksi Bojongmangu–Sadang, telah memasuki tahap akhir dengan progres di atas 90 persen. Sementara itu, ruas lainnya masih dalam proses percepatan pembangunan dan penyelesaian pembebasan lahan.
Tol Japek II Selatan dirancang memiliki tujuh gerbang tol, yakni Jati Asih, Bantar Gebang, Setu, Sukaragam, Taman Mekar, Kutanegara, dan Sadang. Keberadaan tol ini diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah di Jawa Barat sekaligus mendukung mobilitas kawasan industri dan menekan biaya logistik.
Dengan nilai investasi sekitar Rp14,69 triliun dan masa konsesi 35 tahun, tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu perjalanan Jakarta–Bandung secara signifikan dengan kecepatan rata-rata kendaraan sekitar 80 kilometer per jam. Pada Lebaran 2025 lalu, sebagian ruas tol ini sudah sempat difungsikan secara terbatas.

Memasuki Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan pengoperasian tol fungsional akan diperluas dan tetap digratiskan. Panjang ruas yang dibuka mencapai 54,75 kilometer, mulai dari Gerbang Tol Sadang hingga Gerbang Tol Setu.
“Tol Japek II Selatan tetap difungsikan dan justru diperpanjang. Tahun ini dibuka lebih panjang dibandingkan sebelumnya,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono.
Pada Lebaran tahun lalu, ruas fungsional hanya sampai Gerbang Tol Bojongmangu dengan panjang sekitar 31,25 kilometer. Dengan diperpanjang hingga Setu, pengguna jalan tidak lagi harus melintasi kawasan industri yang kerap padat.
Ke depan, ruas tol fungsional tersebut juga akan dilengkapi penerangan jalan permanen untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara. Jasa Marga optimistis kehadiran Tol Japek II Selatan mampu mengurangi kepadatan di sejumlah titik krusial, termasuk di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek, saat puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Selain mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, Tol Japek II Selatan diharapkan menjadi infrastruktur penting bagi operasional penuh di masa mendatang serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor Bekasi–Purwakarta.






