CMI News — Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan internal di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/11), membahas strategi memperkuat stabilitas politik serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Pertemuan ini turut menghadirkan sejumlah nama penting lintas lembaga. Selain Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, hadir pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Informasi rapat tersebut terungkap melalui unggahan Instagram Sekretariat Kabinet.

Fokus pada Iklim Investasi & Sinergi Kelembagaan

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Agenda yang dibahas mencakup:

Stabilitas politik

Pertumbuhan ekonomi

Peningkatan investasi domestik & asing

Langkah ini dinilai krusial mengingat pemerintah tengah menggenjot agenda industrialisasi serta hilirisasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan demi mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.”

Analisis: Pemerintah Tempel Gas pada Agenda Investasi

Rapat internal ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memastikan kebijakan ekonomi berjalan harmonis antara pusat legislasi, kementerian teknis, hingga pemangku kepentingan investasi.

Dalam konteks ekonomi global yang tidak stabil, penguatan iklim investasi menjadi kunci agar arus modal asing tetap masuk dan sektor usaha dalam negeri dapat berkembang. Kolaborasi politik juga penting untuk menjaga kepastian regulasi dan meminimalkan risiko.

Pertemuan ini juga menunjukan pendekatan terintegrasi antara parlemen dan eksekutif dalam menyiapkan agenda ekonomi jangka menengah.