“Saya pastikan, tidak ada yang bisa menghalangi penegakan hukum. Negara tidak boleh terus-menerus dirugikan,” ujar Prabowo.
Pernyataan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah akan mengambil sikap tegas, setelah selama bertahun-tahun masalah tambang ilegal dianggap sulit disentuh karena diduga ada jaringan kuat di belakangnya.
Dampak Serius ke Ekonomi dan Lingkungan
Praktik tambang ilegal tidak hanya mengurangi pendapatan negara, tetapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan hidup. Eksploitasi tanpa aturan kerap meninggalkan lubang tambang, kerusakan hutan, hingga pencemaran air.
Berdasarkan perhitungan ESDM, kerugian Rp 300 triliun setara dengan sekitar 1,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Jumlah ini bisa digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga subsidi energi.


















