CMI News — Industri smartphone diperkirakan menghadapi tantangan baru pada 2026.
Setelah harga komponen memori dan penyimpanan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Kini biaya chipset premium juga disebut ikut melonjak. Kondisi tersebut berpotensi mendorong harga ponsel Android flagship menjadi semakin mahal di pasar global.
Chipset Baru Qualcomm Berpotensi Dorong Harga HP Android Naik
Harga smartphone Android generasi mendatang diprediksi mengalami kenaikan seiring munculnya bocoran terkait chipset flagship terbaru Qualcomm.
Menurut informasi yang beredar, Qualcomm kemungkinan membanderol Snapdragon 8 Elite Gen 6 di atas 300 dollar AS atau sekitar Rp 5,2 juta untuk produsen smartphone.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang berada di kisaran 240 hingga 280 dollar AS.
Jika bocoran tersebut akurat, biaya chipset premium Qualcomm bisa naik hingga sekitar Rp 1 juta dibanding pendahulunya.
Bahkan, jika dibandingkan dengan Snapdragon 8 Gen 1 beberapa tahun lalu, harganya telah meningkat lebih dari dua kali lipat.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 kabarnya akan hadir dalam dua varian, yakni versi standar dan Pro.
Model Pro disebut mengusung fabrikasi 2 nanometer, GPU lebih bertenaga, kapasitas cache lebih besar, serta dukungan memori kelas atas.
Chipset tersebut diperkirakan akan menjadi otak bagi berbagai smartphone flagship generasi berikutnya dari Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan merek besar lainnya.
Hingga saat ini Qualcomm belum mengumumkan spesifikasi maupun harga resmi chipset tersebut.
Namun jika rumor yang beredar terbukti benar, konsumen kemungkinan harus menyiapkan dana lebih besar untuk membeli ponsel Android premium pada tahun depan.






