
CMI News – Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak para nasabah BMT Mitra Umat. Dalam sebuah siaran pers, yang diterima CMI News, Senin, (18/8/2025). Ia melontarkan desakan keras agar pengurus BMT Mitra Umat segera menyelesaikan masalah yang telah merugikan banyak pihak.
Rizal Bawazier, yang merupakan wakil rakyat dari Dapil X Jawa Tengah (meliputi Batang, Pekalongan, dan Pemalang), menyatakan bahwa perjuangan ini tidak akan pernah berhenti. “Kepada nasabah BMT Mitra Umat, kita sama-sama berjuang untuk menuntut sampai mendapatkan hak kita. Saya tegaskan, saya tidak akan berhenti berjuang,” ucapnya.
Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politiknya terhadap masyarakat yang telah memberikan amanah. Menurutnya, masalah ini harus diselesaikan tanpa penundaan. “Saya akan terus meminta pertanggungjawaban kepada pengurus BMT Mitra Umat dengan segenap hati saya untuk masyarakat tanpa imbalan apapun,” tambahnya.
Minta Kejujuran Data dan Tuntut Pertanggungjawaban
Tidak hanya mendesak penyelesaian, Rizal Bawazier juga menyoroti pentingnya data yang akurat. Ia meminta agar pengurus BMT Mitra Umat dapat mempertanggungjawabkan data-data yang telah diberikan kepadanya. Hal ini menunjukkan keseriusan Rizal dalam memastikan setiap langkah yang diambil didasarkan pada informasi yang valid dan dapat dipercaya.
Permasalahan ini, yang hingga kini masih banyak nasabah yang belum mendapatkan penyelesaian, menjadi fokus utama perjuangan Rizal. Ia secara langsung meminta para pengurus untuk segera bertindak. “Pada pengurus Mitra Umat, mohon segera selesaikan apa yang dituntut oleh para nasabah, yang sampai saat ini masih banyak belum terselesaikan,” tegas Rizal Bawazier.

Perjuangan Tanpa Henti Demi Nasabah
Pernyataan Rizal Bawazier diakhiri dengan sebuah sumpah yang menguatkan tekadnya: “Demi Allah, saya dan para nasabah BMT Mitra Umat akan terus menuntut hak-hak kita sampai selesai.”
Pernyataan ini bukan sekadar janji politik, melainkan sebuah komitmen yang diiringi tekad kuat untuk mengawal tuntas permasalahan nasabah BMT Mitra Umat. Dengan desakan yang terus-menerus ini, diharapkan ada langkah konkret dari pihak pengurus untuk segera menunaikan kewajiban mereka dan mengembalikan hak-hak para nasabah yang telah menunggu begitu lama.








