
CMI News — Microsoft mulai mendorong perubahan standar memori untuk komputer gaming dikutip dari The Athletic Rabu, (6/5/2026).
Perusahaan tersebut menilai kapasitas RAM 8 GB sudah tidak lagi relevan untuk kebutuhan saat ini, bahkan mulai tertinggal untuk menjalankan berbagai aplikasi modern.
Dalam panduan perangkat keras Windows 2026, Microsoft menegaskan bahwa RAM 16 GB kini hanya memenuhi batas minimum.
Perusahaan secara aktif merekomendasikan kapasitas 32 GB sebagai konfigurasi yang lebih aman untuk penggunaan jangka panjang.
Microsoft mengambil langkah ini karena kebutuhan komputasi terus meningkat, terutama di kalangan gamer. Banyak pengguna kini menjalankan game berat dan membuka aplikasi lain secara bersama.

Kondisi tersebut menuntut sistem untuk mengelola lebih banyak proses secara simultan tanpa penurunan performa.
RAM yang lebih besar memungkinkan sistem menyimpan lebih banyak data di memori, sehingga akses jadi lebih cepat dan responsif.
Survei Steam 2025 menunjukkan penggunaan RAM 32 GB meningkat, meski mayoritas pengguna masih memakai 16 GB.
Namun, Microsoft melihat pergeseran ini sebagai sinyal kuat bahwa kebutuhan memori akan terus meningkat dalam waktu dekat.
Di sisi lain, industri menghadapi tantangan serius berupa kelangkaan memori global.
Lonjakan kebutuhan AI mendorong produsen memprioritaskan produksi untuk kebutuhan pusat data, sehingga pasokan RAM terutama DDR5 menjadi terbatas dan harganya melonjak.
Sejumlah perusahaan seperti Intel dan ASRock bahkan mulai mengembangkan solusi alternatif untuk mengatasi tekanan tersebut, termasuk inovasi modul memori baru.
Kapasitas RAM yang besar juga berperan penting dalam mendukung kinerja komponen lain.
GPU dengan VRAM terbatas, misalnya, dapat memanfaatkan RAM sistem untuk menangani beban kerja tambahan. Hal ini membuat performa gaming tetap optimal meski spesifikasi grafis tidak terlalu tinggi.
Hal serupa berlaku pada prosesor modern berbasis APU seperti seri Ryzen AI, yang mengandalkan memori sistem untuk menjalankan grafis terintegrasi.
Dengan RAM berkapasitas besar dan kecepatan tinggi, pengguna bisa memaksimalkan potensi perangkat tersebut.
Melalui rekomendasi ini, Microsoft ingin mengarahkan pengguna untuk menyiapkan sistem yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, khususnya di era AI dan game generasi terbaru yang semakin menuntut sumber daya besar.






