CMI News — Pemerintah terus memacu pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis di kawasan calon ibu kota baru masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada 2027.

Dalam paparannya, Dody menyebut sebagian besar pekerjaan infrastruktur utama, seperti jalan tol, jembatan, dan akses bandara, telah mencapai kemajuan signifikan sepanjang 2024–2025. Namun, beberapa segmen masih membutuhkan percepatan agar konektivitas antarkawasan di IKN dapat berfungsi optimal sebelum memasuki tahap operasional penuh.

“IKN kita tahun ini dan tahun depan masih fokus menyelesaikan yang belum rampung. Beberapa segmen jalan tol masih dalam tahap akhir, dan kami akan selesaikan semuanya secara bertahap,” ujar Dody, dikutip dalam keterangan resminya Jumat (31/10).

Progres Tol dan Infrastruktur Utama IKN

Berdasarkan data resmi Kementerian PU, sebagian besar proyek jalan tol IKN yang dimulai pada 2024 sudah mendekati penyelesaian.

Beberapa segmen yang telah 100% rampung antara lain:

Karang Joang – KKT Kariangau (1,54 km)

KKT Kariangau – SP Tempadung (1,06 km)

SP Tempadung – Jembatan Pulau Balang (1,517 km)

Untuk tahun 2025, sejumlah pekerjaan lanjutan masih dikerjakan. Misalnya, tambahan ruas pada Tol IKN Segmen Karang Joang – KKT Kariangau sepanjang 0,6 km telah diselesaikan sepenuhnya. Sementara segmen KKT Kariangau – SP Tempadung telah terealisasi 0,231 km dari total rencana 0,3 km.

Dody memastikan pembangunan ruas jalan baru akan terus berlanjut sepanjang tahun depan.

“Untuk segmen Karang Joang-KKT sekitar 1,5 km, targetnya bisa tuntas tahun ini. Tahun depan akan ada tambahan lebih banyak lagi,” jelasnya.

Akses Bandara dan Jalan Strategis Dipercepat

Selain jalan tol utama, proyek akses ke Bandara VVIP IKN juga menunjukkan kemajuan pesat. Hingga Oktober 2025, landasan udara bandara telah mencapai target penuh sepanjang 1,67 km, sementara jalan akses bandara telah terealisasi sepanjang 0,27 km atau 100% dari rencana tahun ini.

Untuk proyek Jembatan Pulau Balang – SP Riko, dari total rencana 3,5 km, sudah terbangun 1,77 km dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2026.

Proyek besar lainnya, yaitu Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 dan 3B-2, masing-masing telah mencatat progres 0,583 km dan 0,231 km, sedangkan Seksi 1B (Bandara Sepinggan–Tol Balsam) telah mencapai realisasi 100% untuk target tahun 2025.

Target IKN Selesai: 2027 Sebagai Tonggak Akhir

Menteri Dody menegaskan, pemerintah berkomitmen menuntaskan seluruh pembangunan utama sebelum 2027. Sisanya, sekitar 6 kilometer jalan dan infrastruktur pendukung, akan diselesaikan oleh Otorita IKN setelah 2025.

“Mudah-mudahan di 2026 atau paling lambat pertengahan 2027 semua sudah selesai. Yang belum rampung nanti akan dikejar oleh Badan Otorita,” pungkasnya.

Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan anggaran Rp48,8 triliun untuk pembangunan IKN periode 2025–2029, dengan fokus menjadikan Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan politik nasional pada 2028.