CMI NEWS — Musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx SID kembali menjadi sorotan setelah memberikan tanggapan atas mencuatnya kembali Epstein Files yang ramai diperbincangkan di media internasional.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @true_jrx, Jerinx menyebut sejumlah informasi dalam dokumen tersebut sebagai penguat pandangan yang telah ia suarakan sejak awal pandemi Covid-19.

Menurut Jerinx, isu mengenai simulasi pandemi yang dikaitkan dengan tokoh global seperti Bill Gates bukanlah hal baru. Ia menilai narasi tersebut pernah ia sampaikan jauh sebelum pandemi merebak, namun kala itu justru menuai cibiran.

“Di awal ‘plandemix’ saya menulis esai soal korelasi Covid-19 dengan Epstein Files, diketawain. Bikin video tentang teknologi penciptaan wabah, dijadikan bahan lawakan,” tulis Jerinx dari Instagram pribadinya dikutip Selasa (11/2/2026).

Pernah Mendapat Stigma Negatif

Jerinx mengingatkan bahwa pada awal 2020 dirinya kerap menerima stigma negatif akibat pandangannya soal pandemi. Ia mengaku dicap berhalusinasi, tidak berempati, hingga dikaitkan dengan istilah psikologis seperti echo chamber dan efek Dunning-Kruger.

Saat itu, pandangannya mengenai dugaan keterlibatan elite global dalam krisis kesehatan dunia tidak diterima oleh publik arus utama.

—

Singgung Pengalaman Hukum

Dalam unggahan yang sama, Jerinx turut menyinggung pengalaman hukum yang pernah ia jalani akibat jeratan UU ITE. Ia memandang peristiwa tersebut bukan sekadar konsekuensi hukum, melainkan bagian dari tekanan terhadap pihak-pihak yang menyuarakan pandangan berbeda.

Meski demikian, Jerinx tidak merinci kembali perkara hukum yang dimaksud, dan hanya menegaskan bahwa pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya hingga hari ini.

Sebut Nama-nama yang Dianggap “Dikorbankan”

Jerinx juga menyebut sejumlah figur publik yang menurutnya pernah mengalami tekanan setelah menyampaikan pandangan serupa terkait pandemi, di antaranya:

Lois Owien

Rangga Sasana (Lord Rangga)

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari

Ia menilai kemunculan kembali Epstein Files membuat diskursus lama tersebut kembali relevan untuk dibicarakan.

Sebagai informasi, Epstein Files merupakan kumpulan dokumen penyelidikan kasus Jeffrey Epstein, yang berisi korespondensi, kesaksian, serta bukti investigasi. Namun, munculnya nama atau isu tertentu dalam dokumen tersebut tidak otomatis membuktikan kebenaran klaim atau keterlibatan pihak tertentu, dan masih menjadi perdebatan publik serta kajian hukum.