CMI News — Juventus tengah berupaya mengamankan masa depan Kenan Yildiz, salah satu aset muda paling menjanjikan di skuad mereka. Namun, proses negosiasi kontrak baru disebut tidak berjalan mulus setelah sang pemain mengajukan dua permintaan utama.

Di usia 20 tahun, Yildiz sudah menjadi bagian penting di lini serang Juventus. Musim ini, pemain asal Turki tersebut mencatatkan enam gol dan enam assist di semua kompetisi, menjadikannya salah satu pemain muda paling produktif di Serie A.

Meski kontraknya masih berlaku hingga 2029, Juventus ingin memperpanjang masa baktinya lebih awal demi menghindari godaan klub-klub besar Eropa. Pembicaraan kontrak kembali dibuka setelah Juventus menunjuk Marco Ottolini sebagai direktur olahraga anyar, usai negosiasi sebelumnya sempat mandek sejak Oktober lalu.

Menurut laporan Football Italia, Yildiz mengajukan dua syarat utama agar bersedia menandatangani kontrak baru.

Syarat pertama adalah kenaikan gaji signifikan. Saat ini, Yildiz menerima bayaran sekitar 1,7 juta euro per musim. Ia disebut meminta gaji hingga 6 juta euro per musim, angka yang akan menempatkannya sejajar dengan Jonathan David, pemain dengan gaji tertinggi di Juventus saat ini.

Permintaan tersebut kabarnya membuat Juventus berpikir ulang. Dalam proposal kontrak sebelumnya, Bianconeri hanya menawarkan kenaikan gaji di kisaran 4–5 juta euro per musim.

Syarat kedua menyangkut jaminan peran dalam proyek jangka panjang klub. Yildiz ingin memastikan dirinya benar-benar menjadi bagian penting dari rencana Juventus ke depan, bukan sekadar diperpanjang kontraknya untuk menaikkan nilai jual di bursa transfer.

Negosiasi antara kedua pihak masih berlangsung. Juventus dihadapkan pada dilema antara menjaga stabilitas struktur gaji atau mempertahankan salah satu talenta muda terbaik yang mereka miliki saat ini.