CMI News – Persaingan ponsel kelas premium kian panas. Huawei resmi merilis Mate 70 Air, smartphone berdesain tipis yang digadang-gadang sebagai penantang iPhone, khususnya seri iPhone 17 Air.

Menariknya, meski mengusung bodi ramping, Huawei tetap menanamkan baterai besar yang jarang ditemukan pada perangkat super tipis.

Desain Tipis, Tapi Tak Mengorbankan Performa

Mate 70 Air hadir dengan ketebalan 6,6 mm—sedikit lebih tebal dibanding iPhone 17 Air (5,64 mm), namun masih tergolong ultrathin.

Biasanya, perangkat tipis harus merelakan kapasitas baterai dan fitur kamera. Namun Huawei menawarkan pendekatan berbeda: menjaga desain minimalis tanpa memotong spesifikasi inti.

Di balik bodinya yang ringkas, tersimpan baterai 6.500 mAh, kapasitas yang umumnya hanya ditemukan pada ponsel berdimensi lebih besar. Langkah ini menjadi nilai jual utama Mate 70 Air untuk pengguna yang menginginkan daya tahan optimal.

Spesifikasi Utama: Efisiensi Jadi Fokus

Menurut laporan Tech Buzz, Huawei membenamkan layar 7 inci, memberikan pengalaman visual luas dalam bodi tipis.

Di sektor mesin, tersedia dua opsi chipset:

Kirin 9020B + RAM 12GB

Kirin 9020A + RAM 16GB (berperforma lebih tinggi)

Keduanya merupakan versi downclock dari Kirin 9020. Strategi ini menunjukkan fokus Huawei pada efisiensi daya ketimbang menonjolkan performa mentah, konsisten dengan baterai berkapasitas jumbo yang dibawanya.

Kamera Tetap Komplit, Telephoto Aman

Sektor kamera menjadi sorotan lain.
Huawei tetap menyematkan konfigurasi tiga kamera belakang, termasuk lensa telephoto 12MP.

Biasanya, fitur telephoto menjadi bagian yang pertama dipangkas pada ponsel supertipis. Namun kehadirannya di Mate 70 Air menandai komitmen Huawei pada pengalaman fotografi premium.

Harga Lebih Murah dari iPhone 17 Air

Smartphone ini telah diluncurkan lewat acara khusus di China. Huawei mematok harga mulai US$590 atau sekitar Rp 9,8 juta.

Sebagai perbandingan, iPhone 17 Air di pasar yang sama dibanderol mulai 7.999 yuan atau sekitar Rp 18,7 juta—hampir dua kali lipat harga Mate 70 Air.

Dengan gap harga sebesar ini, Huawei jelas menyasar konsumen yang menginginkan perangkat flagship berdesain tipis namun tetap rasional dalam harga.

Analisis: Strategi Huawei Tepis Kesan Kompromi pada Ponsel Tipis

Kehadiran Mate 70 Air mengindikasikan arah baru di segmen smartphone ultra-thin.

Selama bertahun-tahun, ponsel tipis identik dengan kompromi pada performa, baterai, dan kamera. Huawei mencoba menantang stigma ini dengan: ✅ baterai besar
✅ opsi RAM besar
✅ chipset efisien
✅ fitur telephoto

Selain menekan harga, Huawei mencoba mendemokratisasi fitur premium dan merebut ceruk pasar yang semakin sensitif harga, terutama di Asia.

Bila konsumen menilai desain dan daya tahan baterai sebagai prioritas, Mate 70 Air bisa menjadi alternatif lebih ekonomis dibanding iPhone 17 Air.