CMI NEWS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bekasi semakin hari terus mengalami peningkatan.

Hingga akhir Februari 2026, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sudah tercatat mencapai 230 unit, dengan sekitar 200 dapur sudah aktif beroperasi.

Koordinator SPPG Kabupaten Bekasi, Adri Jerni Miko, menjelaskan peningkatan jumlah dapur MBG ini adalah bagian dari upaya memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal, termasuk saat memasuki bulan suci Ramadan.

“Sampai saat ini jumlah SPPG atau dapur MBG ada 230. Yang sudah beroperasi sekitar 200-an, nanti akan saya cek kembali data terbarunya,” ujar Miko dikutip dari Instagram seputar Cikarang Jum’at, (27/2/2026).

Miko menjelaskan, selama bulan Ramadan seluruh dapur MBG di Kabupaten Bekasi akan menyajikan makanan kering sebagai menu utama.

Penyesuaian ini dilakukan agar makanan lebih praktis, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

“Untuk Ramadan, semua SPPG menyajikan makanan kering seperti telur rebus, roti, kurma, buah-buahan, serta kacang-kacangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, selama Ramadan tidak ada menu berbahan daging, seperti dendeng maupun daging gepuk, yang disajikan dalam paket MBG.

“Daging tidak ada. Semuanya makanan kering,” tegas Miko.

Dengan bertambahnya jumlah dapur MBG, diharapkan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.