
CMI News — Cuaca ekstrem disertai potensi banjir di Kabupaten Bekasi kembali menjadi perhatian serius dunia pendidikan. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh sekolah menerapkan pembelajaran daring sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan peserta didik.
Imbauan penerapan sekolah online akibat banjir di Kabupaten Bekasi ini disampaikan melalui surat resmi Dinas Pendidikan Nomor 400.3.11/399/Sekre/I/2026, yang ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Disdik Kabupaten Bekasi Terapkan Belajar dari Rumah Saat Cuaca Ekstrem
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menjelaskan bahwa kebijakan pembelajaran daring selama cuaca ekstrem dan banjir di Bekasi merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perjalanan menuju sekolah.
“Hujan deras, angin kencang, dan genangan air di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Karena itu, kami mengimbau sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring,” ujarnya dikutip dari Instagram seputar Cikarang Senin (26/1/2026).

Menurut Imam, keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama dibandingkan aktivitas belajar tatap muka, terutama bagi sekolah yang berada di kawasan rawan banjir.
Sekolah Diberi Kewenangan Sesuaikan Pembelajaran Daring di Bekasi
Imam menegaskan bahwa kebijakan belajar online akibat banjir di Kabupaten Bekasi bersifat fleksibel dan menyesuaikan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.
Sekolah diminta aktif memantau informasi cuaca terkini serta kondisi lingkungan sekitar, khususnya di daerah yang kerap terdampak banjir dan cuaca ekstrem.
“Satuan pendidikan memiliki kewenangan untuk menyesuaikan metode pembelajaran daring agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun siswa belajar dari rumah,” jelasnya.
Disdik Minta Sekolah Siapkan Sarana Pembelajaran Online
Selain metode pembelajaran, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi juga mengingatkan pentingnya kesiapan sarana pendukung pembelajaran daring, seperti akses internet, perangkat belajar siswa, serta platform komunikasi antara guru dan murid.
Koordinasi dengan orang tua atau wali murid juga menjadi poin penting dalam pelaksanaan belajar dari rumah akibat banjir dan cuaca ekstrem di Bekasi, agar informasi tidak terputus dan tidak menimbulkan kebingungan.
“Sekolah perlu memastikan komunikasi dengan orang tua berjalan baik, sehingga kebijakan pembelajaran daring bisa dipahami dan dijalankan bersama,” tambah Imam.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bekasi
Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh warga sekolah untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Sekolah diminta terus memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi dan menyesuaikan kebijakan pembelajaran demi menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.






