
CMI News — Platform live streaming game Twitch mulai memperketat pengawasan terhadap praktik viewbotting yang selama ini meresahkan ekosistem kreator dikutip dari The Sun Minggu, (10/5/2026).
CEO Twitch, Dan Clancy, mengumumkan perusahaan akan menjatuhkan sanksi baru bagi streamer yang terbukti memanipulasi jumlah penonton menggunakan bot otomatis.
Twitch tengah menyiapkan hukuman berupa pembatasan jumlah view atau penonton yang bisa muncul di kanal streamer pelanggar.
Twitch juga mengincar akun yang berulang kali memakai viewbot dengan pembatasan lebih ketat agar tidak lagi mendominasi algoritma platform.
Viewbot sendiri merupakan praktik penggunaan software otomatis untuk menaikkan jumlah penonton livestream secara palsu.

Banyak streamer memakai cara ini untuk mendongkrak popularitas, menarik sponsor, hingga memancing penonton asli masuk ke siaran mereka.
Twitch menilai praktik tersebut merusak persaingan sehat antar kreator. Karena itu, perusahaan kini bergerak lebih agresif untuk membersihkan platform dari manipulasi trafik palsu.
“Platform harus tetap adil untuk kreator yang tumbuh secara organik,” ujar Dan Clancy dalam pernyataannya.
Masalah viewbotting sebenarnya sudah lama muncul di Twitch maupun platform livestream lain seperti YouTube dan Kick.
Laporan Insider Gaming sebelumnya bahkan mengungkap dugaan bahwa ribuan streamer kecil memakai viewbot untuk mendongkrak performa kanal dan pendapatan iklan mereka.
Praktik ini juga memengaruhi sistem rekomendasi platform karena kanal dengan view palsu bisa lebih mudah muncul di halaman pencarian maupun daftar trending.
Hingga saat ini, Twitch belum menjelaskan detail teknis terkait sistem pembatasan view tersebut maupun jadwal penerapan penuh kebijakan baru itu.






