CMI News — Sony resmi menaikkan harga konsol game andalannya, PlayStation 5 (PS5), termasuk varian PlayStation 5 Pro dan PlayStation 5 Digital Edition.

Perusahaan mengumumkan kebijakan tersebut melalui situs resminya pada akhir Maret 2026 dikutip dari kompas Senin, (4/5/2026).

Sony menyebut tekanan ekonomi global yang terus berlanjut mendorong perusahaan mengambil langkah strategis ini.

Perusahaan menilai kenaikan harga ini perlu untuk terus menghadirkan pengalaman gaming inovatif dan berkualitas tinggi secara global.

Sony mulai memberlakukan harga baru pada 2 April 2026 di pasar utama seperti Amerika Serikat, Inggris, Eropa, dan Jepang.

Sementara itu, pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak terdampak kenaikan harga tersebut.

Di Amerika Serikat, Sony kini mematok harga PS5 sebesar 649,99 dollar AS atau sekitar Rp 11 jutaan.

Sony menjual Digital Edition seharga 599,99 dollar AS (sekitar Rp 10,1 jutaan) dan mematok PS5 Pro di 899,99 dollar AS (sekitar Rp 15,2 jutaan). Untuk perangkat pendukung, PlayStation Portal kini dibanderol 249,99 dollar AS (sekitar Rp 4,2 jutaan).

Di Inggris, Sony menjual PS5 seharga 569,99 pound sterling dan mematok versi Digital Edition di 519,99 pound sterling.

Sony juga membanderol PS5 Pro di 789,99 pound sterling dan memasarkan PlayStation Portal seharga 219,99 pound sterling.

Untuk kawasan Eropa, Sony menetapkan harga PS5 sebesar 649,99 euro dan Digital Edition 599,99 euro. PS5 Pro dijual 899,99 euro, sedangkan PlayStation Portal berada di angka 249,99 euro.

Di Jepang, Sony menjual PS5 seharga 97.980 yen, Digital Edition 89.980 yen, dan PS5 Pro 137.980 yen, serta memasarkan PlayStation Portal dengan harga 39.980 yen.

Jika membandingkan dengan harga Agustus 2025, pasar Amerika Serikat menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan.

Sony menaikkan harga PS5 sekitar 100 dollar AS, sedangkan PlayStation Portal naik sekitar 50 dollar AS. Di Eropa, kenaikan berkisar antara 30 hingga 100 euro, tergantung model perangkat.

Ini bukan langkah pertama Sony. Perusahaan sudah menyesuaikan harga PS5 di beberapa wilayah, termasuk Amerika Serikat dan Eropa, dalam satu tahun terakhir.

Sony juga meminta konsumen di wilayah lain mengecek harga terbaru melalui pengecer lokal atau situs resmi PlayStation sesuai ketersediaan di tiap negara.

Lewat kebijakan ini, Sony merespons dinamika ekonomi global secara aktif dan menjaga keberlanjutan bisnis konsol di tengah naiknya biaya produksi dan distribusi.