
CILACAP, CMI News – Simulasi evakuasi gempa dan tsunami di gelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap. Simulasi tersebut digelar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) bertempat di Balai Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap, Jumat, (26/4/2024).
Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, di depan ratusan peserta simulasi mengatakan, pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
“Kabupaten Cilacap memiliki potensi bencana alam yang kompleks, maka, semestinya ikhtiar kita adalah selalu mempersiapkan segala sesuatu dengan baik” ucapnya.
Kabupaten Cilacap, lanjut Awaluddin, telah melakukan berbagai program pengurangan resiko bencana, termasuk sosialisasi dan kajian pengurangan resiko bencana tsunami, diantaranya, pembentukan desa/kelurahan Tangguh Bencana serta pemasangan rambu jalur evakuasi.

Simulasi Evakuasi
Apa yang dilakukan oleh Pemkab Cilacap mendapat apresiasi dan pengakuan penilaian resiko bencana pada peringkat menengah tanun 2023, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Selain itu, pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) juga telah dilaksanakan di enam lokasi termasuk Desa Karangkandri yang mana merupakan Program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP).
“Kegiatan ini bukan kegiatan yang menakut nakuti, tapi merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana”, tegas Pj Bupati.
Awaluddin juga menegaskan kembali bahwa simulasi evakuasi ini bukan hanya sekedar latihan tapi upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, seperti di lansir dari laman cilacapkab.go.id
“Kami berharap, masyarakat Desa Karangkandri dapat memanfaatkan simulasi ini sebagai pengalaman untuk tidak panik apabila.bemar terjadi bencana”, pungkas Awaluddin Muuri.
Follow Berita CMI News di Geoogle News








