
CMI News — Banyak pengguna Instagram mendadak menyadari jumlah followers mereka berkurang drastis dalam beberapa hari terakhir.
Fenomena ini langsung memicu perbincangan luas di media sosial hingga warganet menjulukinya sebagai “The Great Purge of 2026” dikutip dari The Guardian Kamis, (7/5/2026).
Penurunan followers tersebut tidak hanya terjadi pada akun biasa. Sejumlah figur publik dunia seperti Kylie Jenner, Cristiano Ronaldo, Taylor Swift, dan Lionel Messi ikut kehilangan jutaan pengikut hanya dalam waktu singkat.
Sementara itu, pengguna di Indonesia mulai ramai membagikan pengalaman serupa melalui platform X.
Ada pengguna yang kehilangan belasan followers, tetapi ada juga yang melihat angka pengikut mereka turun hingga ratusan akun sekaligus.

Sebagian pengguna awalnya menduga Instagram mengalami bug atau gangguan algoritma.
Namun, Meta membantah dugaan tersebut dan memastikan bahwa sistem platform berjalan normal.
Perusahaan induk Instagram itu menjelaskan bahwa mereka tengah melakukan pembersihan rutin terhadap akun bot, spam, dan akun tidak aktif.
Melalui langkah tersebut, Meta ingin menjaga kualitas interaksi pengguna di dalam platform.
Selain menghapus akun palsu, sistem Instagram juga meninjau akun yang sudah lama tidak aktif.
Karena itu, jumlah followers sejumlah akun terlihat menurun secara tiba-tiba dalam waktu bersamaan.
Meski demikian, Meta menegaskan bahwa proses ini tidak memengaruhi followers aktif.
Pengguna tetap dapat mempertahankan pengikut asli yang masih aktif menggunakan Instagram dan berinteraksi secara normal.
Di sisi lain, Meta juga menyebut akun yang sebelumnya terkena suspend lalu berhasil dipulihkan kemungkinan akan kembali masuk ke total followers setelah proses verifikasi selesai.
Lewat kebijakan ini, Meta tampaknya ingin memperketat ekosistem Instagram sekaligus mengurangi aktivitas spam dan manipulasi engagement yang selama ini marak terjadi di media sosial.






