CMI News — Kebiasaan bermain HP sebelum tidur semakin sering dilakukan banyak orang, mulai dari scroll media sosial, menonton video, hingga bermain game.

Padahal, aktivitas tersebut bisa mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh sulit beristirahat dengan optimal.

Paparan layar HP dalam waktu lama pada malam hari dapat membuat otak tetap aktif sehingga tubuh sulit merasa mengantuk.

Akibatnya, banyak orang justru terjaga lebih lama meski sudah berada di tempat tidur.

Selain itu, notifikasi yang terus muncul juga kerap memancing pengguna untuk kembali membuka aplikasi dan melanjutkan aktivitas scroll tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam.

Sejumlah ahli tidur menyarankan pengguna mulai membatasi penggunaan HP menjelang waktu istirahat.

Banyak pakar merekomendasikan agar pengguna berhenti memakai HP setidaknya satu hingga dua jam sebelum tidur.

Dengan mengurangi penggunaan perangkat elektronik pada malam hari, tubuh bisa lebih cepat rileks dan memasuki waktu tidur dengan lebih nyaman.

Pengguna bisa membangun rutinitas malam yang lebih rileks, seperti membaca buku atau mendengarkan musik santai sebelum tidur.

Pengguna juga bisa mengaktifkan fitur “Do Not Disturb” atau “Jangan Ganggu” di smartphone untuk mengurangi distraksi saat malam hari.

Fitur tersebut membatasi notifikasi yang masuk agar pengguna tidak terus terdistraksi saat malam hari.

Mode tersebut membuat HP tetap senyap sehingga pengguna tidak terus terdorong membuka pesan, media sosial, maupun aplikasi lain ketika hendak tidur.

Kebiasaan scroll HP secara berlebihan sebelum tidur juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Kurang tidur berpotensi menurunkan konsentrasi, membuat tubuh cepat lelah, hingga mengganggu produktivitas sehari-hari.

Karena itu, mengurangi penggunaan HP sebelum tidur menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas istirahat sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.