Jeju Air, salah satu maskapai berbiaya rendah terbesar di Korea Selatan, menyampaikan permohonan maaf resmi setelah kecelakaan tragis yang melibatkan salah satu pesawatnya di Bandara Internasional Muan pada Minggu (29/12) pagi. Insiden ini menjadi tragedi fatal pertama dalam sejarah operasional maskapai yang berdiri sejak 2005 tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui media sosial, pihak Jeju Air mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden tersebut. โKami, Jeju Air, akan melakukan segala yang kami bisa untuk menangani insiden ini. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,โ tulis maskapai tersebut.
Rapat Darurat dan Komitmen Tindakan Cepat
Menurut laporan dari Yonhap, CEO Jeju Air, Kim Yi-bae, memimpin rapat darurat yang dihadiri oleh seluruh eksekutif dan pimpinan tim di Pusat Dukungan Penerbangan Jeju Air di Gangseo-gu. Rapat ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah penanganan insiden serta memastikan upaya terbaik dalam proses penyelamatan dan investigasi.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















