
CMI News — Instagram mulai menguji fitur baru untuk membedakan kreator konten berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan kreator biasa di platform mereka.
Melalui fitur ini, pengguna yang rutin mengunggah konten hasil AI dapat menampilkan label khusus bertuliskan “AI Creator” di profil dan unggahan mereka dikutip dari The Sun Kamis, (7/5/2026).
Instagram menghadirkan fitur tersebut untuk meningkatkan transparansi di tengah maraknya konten AI di media sosial.
Platform milik Meta itu ingin membantu pengguna memahami cara kreator membuat sebuah konten sekaligus mengenali identitas pembuatnya secara lebih jelas.
Berbeda dari sistem otomatis, Instagram menerapkan mekanisme opt-in pada fitur ini. Artinya, kreator harus mengaktifkan label tersebut secara manual apabila ingin menampilkan identitas sebagai kreator AI.

Dalam pernyataan resminya, Instagram menjelaskan bahwa label AI Creator dapat membantu kreator membangun hubungan yang lebih terbuka dengan audiens.
Platform itu juga menilai transparansi menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pengikut terhadap kreator konten.
Instagram menyebut fitur ini memberi kesempatan bagi kreator untuk menjelaskan proses kreatif mereka tanpa menimbulkan kebingungan di kalangan pengguna lain.
Dengan begitu, audiens bisa lebih mudah membedakan konten orisinal dengan konten yang melibatkan teknologi AI.
Untuk mengaktifkan label tersebut, pengguna cukup membuka menu “Edit Profile”, lalu menyalakan opsi “AI Creator” yang tersedia di bagian bawah halaman profil.
Setelah aktif, Instagram akan menampilkan label itu secara otomatis di profil dan di bawah nama akun pada setiap unggahan.
Instagram memastikan fitur AI Creator tidak memengaruhi distribusi maupun jangkauan konten pengguna.
Algoritma platform tetap bekerja seperti biasa tanpa mengurangi peluang unggahan muncul di beranda audiens.
Untuk saat ini, Instagram memang masih menguji fitur tersebut secara terbatas. Meski begitu, perusahaan secara bertahap akan memperluas cakupan uji coba dalam beberapa minggu ke depan.
Setelah itu, Instagram berencana menghadirkan fitur tersebut kepada lebih banyak pengguna di seluruh platform.
Langkah Instagram ini mengikuti tren platform media sosial lain yang mulai memberi penanda khusus untuk konten berbasis AI.
Sebelumnya, TikTok dan YouTube juga lebih dulu menghadirkan label serupa demi meningkatkan transparansi konten digital.






