Cikarang, CMI News – Harga emas dunia melemah tipis, setelah sempat menembus level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Tekanan datang dari penguatan dolar AS, meski ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) masih menjadi faktor penopang bagi logam mulia.
Pergerakan Harga Emas Global
Harga emas spot turun 0,14% ke level US$ 3.367,58 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS pengiriman Desember melemah 0,3% ke US$ 3.409,6. Penurunan ini terjadi setelah emas sempat mencatat reli hingga level tertinggi sejak 11 Agustus.
Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,2% terhadap sejumlah mata uang utama, setelah sebelumnya menyentuh titik terendah empat pekan. Kenaikan dolar membuat emas relatif lebih mahal bagi investor dengan mata uang selain dolar, sehingga permintaan tertekan.
Faktor Pemicu: Dolar, The Fed, dan Data Ekonomi AS
Menurut Matt Simpson, Senior Analyst City Index, emas masih memiliki level support kuat di sekitar US$ 3.350 per ons. Namun, arah harga emas selanjutnya sangat bergantung pada data ekonomi Amerika Serikat.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















