CMI News — Google Chrome ternyata menyimpan file kecerdasan buatan (AI) berukuran sekitar 4 GB secara otomatis di sejumlah laptop pengguna.

File tersebut dipakai untuk menjalankan model AI Gemini Nano langsung di perangkat tanpa koneksi internet atau sistem on-device AI.

Keberadaan file ini memicu perhatian karena Chrome mengunduhnya tanpa pemberitahuan khusus kepada pengguna.

Meski ukuran 4 GB terlihat kecil untuk sebagian orang, kapasitas tersebut cukup terasa bagi pengguna laptop dengan penyimpanan terbatas, terutama perangkat berkapasitas 256 GB.

Selain memakan ruang penyimpanan, unduhan otomatis itu juga bisa menguras kuota internet pengguna tanpa mereka sadari.

Pengguna Windows dengan Chrome versi 147 menemukan file AI tersebut di direktori:

C:\Users\AppData\Local\Google\Chrome\User Data\OptGuideOnDeviceModel

Di dalam folder itu terdapat file bernama weights.bin dengan ukuran mendekati 4 GB. File ini menjadi komponen utama untuk menjalankan Gemini Nano secara lokal di perangkat pengguna.

Namun, keberadaan file tersebut ternyata tidak muncul di semua perangkat. Beberapa laptop Windows 11 lain yang memakai Chrome versi lebih baru justru tidak menampilkan folder maupun file AI tersebut.

Pengguna Chrome versi 148 bahkan tidak menemukan folder “OptGuideOnDeviceModel” sama sekali di perangkat mereka.

Hingga kini, Google juga belum menjelaskan alasan perusahaan itu hanya menyimpan file AI di perangkat tertentu.

Selain Windows, laporan serupa juga muncul pada perangkat berbasis Linux dan macOS.

Meski begitu, pengujian di MacBook belum menemukan file weights.bin seperti yang muncul di Windows.

Google sendiri belum memberikan penjelasan detail terkait mekanisme distribusi file AI tersebut maupun alasan Chrome mengunduhnya tanpa konfirmasi pengguna.

Gemini Nano merupakan model AI ringan buatan Google yang berjalan langsung di perangkat pengguna.

Teknologi ini membuat fitur AI tetap Teknologi ini membuat fitur AI tetap berjalan tanpa internet dan memberi respons lebih cepat.

Namun, Google diam-diam menyimpan file AI berukuran besar di Chrome hingga memicu kekhawatiran soal penggunaan storage dan kuota internet pengguna.