Diduga kuat kemungkinan korban tidak memenuhi beberapa permintaan MB, saat itulah mungkin MB merasa sakit hati,โ kata Kapolres Pemalang.
Kemudian MB menjanjikan akan memberikan sejumlah uang kepada AN, setelah AN berhasil membunuh korban.
โSelain itu, tersangka MB juga mempersilahkan AN untuk mengambil uang di dalam rumah korban, setelah AN berhasil membunuh korban,โ kata Kapolres Pemalang.
Ia mengatakan, diduga tersangka AN menyanggupi permintaan tersangka MB untuk menghilangkan nyawa korban, dikarenakan terlilit hutang.
Untuk melancarkan rencana tersebut, MB memberikan sejumlah informasi kepada AN untuk mengakses pintu masuk lantai dua dari belakang rumah korban, dan MB membuka pintu tersebut agar AN dapat memasuki rumah korban,โ kata Kapolres Pemalang.
Menurutnya, MB memberitahu pintu masuk lantai dua dari belakang rumah korban sudah dibuka kepada AN, melalui fitur pesan dalam sebuah game online.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















