
Cilacap, cminews.co.id : Pamit melaut untuk menjaring ikan, Sungkowo (50) warga Ujung Gagak Kabupaten Cilacap diduga mengalami Man Over Board (MOB) terjatuh dan tenggelam di Perairan Samudera Hindia Selatan Pulau Nusakambangan Cilacap.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan BASARNAS Cilacap pada Jumat (10/4) sekira pukul 05:45 WIB dari pelapor atas nama Eko.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban atas nama Sungkowo (50), pamit hendak melaut sekira pukul 16:00 WIB pada Kamis (9/4).
“Kamis sore korban pamit melaut untuk menjaring ikan, menggunakan perahu. Namun, hingga pukul 21:00 WIB, korban belum kembali ke rumah”, ujarnya, Jumat (10/4).

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian ke lokasi dan hanya menemukan perahu korban tanpa keberadaan yang bersangkutan.

“Kantor SAR Cilacap setelah menerima laporan langsung melakukan pencarian. Jumat pagi sekira pukul 06:00 WIB, satu tim rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian peristiwa (LKP)”, imbuhnya.
Sementara itu, Komandan tim SAR gabungan, Bima, menambahkan, estimasi tim rescue tiba di LKP pukul 08:00 WIB.
“Lokasi kejadian berada di perairan Samudera Hindia Selatan Pulau Nusakambangan dengan jarak tempuh 19,2 Nautical Mile dari Pelabuhan Sleko”, ucap Bima.

Kondisi cuaca dilokasi kejadian terpantau berawan dan relatif mendukung pelaksanaan operasi SAR.
Hingga saat ini korban masih dalam pencarian, operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor SAR, Lanal Cilacap, Polairud, Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), keluarga korban dan masyarakat setempat.
Dalam operasi SAR, peralatan yang digunakan antara lain RIB, drone UAV, serta perlengkapan SAR air dan peralatan medis. (*)








