BUMIAYU – Proses evakuasi rangkaian KA 161 Bangunkarta yang sempat mengalami kendala di Stasiun Bumiayu akhirnya rampung pada Selasa (7/4) dini hari. Berkat kerja cepat tim teknis di lapangan, konektivitas jalur selatan Jawa kini telah kembali pulih dan dapat dilalui oleh perjalanan kereta api.
Pascaevakuasi sarana, PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung memfokuskan upaya pada perbaikan infrastruktur. Petugas melakukan penguatan konstruksi rel secara intensif guna memastikan kondisi jalan rel benar-benar stabil dan aman untuk dilintasi kembali.
Hasilnya, pada Selasa pagi, kedua jalur (hulu dan hilir) dinyatakan sudah bisa dioperasikan kembali. Jadwal melintas perdana tercatat sebagai berikut:
-
Jalur Hulu: Berhasil dilalui kereta pertama pada pukul 04.04 WIB.
-
Jalur Hilir: Berhasil dilalui kereta pertama pada pukul 05.44 WIB.
Meskipun sudah dapat dilalui, KAI menerapkan pembatasan kecepatan di titik tersebut sebagai langkah antisipatif dan prosedur keselamatan standar hingga kondisi jalur benar-benar normal sepenuhnya.
Selama proses evakuasi berlangsung, KAI tetap berupaya meminimalisir dampak bagi para penumpang. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
-
Mobilisasi Penumpang: Penyediaan bus bantuan untuk mengantar pelanggan ke stasiun tujuan atau melanjutkan perjalanan.
-
Service Recovery: Pemberian kompensasi sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi penumpang yang terdampak keterlambatan.
“KAI terus berkomitmen mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses pemulihan ini berlangsung,” ujar pihak manajemen KAI dalam keterangan resminya.
Saat ini, pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalur sudah aman dan operasional kereta api mulai berangsur normal sesuai jadwal yang ada. Bagi para calon penumpang, diimbau untuk tetap memantau aplikasi Access by KAI untuk informasi terkini mengenai jadwal perjalanan.














