
PEMALANG – Babak baru bagi perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Pemalang resmi dimulai. Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih Desa Penggarit kini resmi beroperasi setelah menjadi bagian dari 1.061 unit koperasi yang diresmikan secara serentak oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Sabtu (16/5/2026).
Meskipun pusat peresmian nasional dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur, atmosfer optimisme tetap terasa kental di Kabupaten Pemalang. Para peserta dan jajaran eksekutif daerah mengikuti jalannya peresmian secara daring langsung dari Kopdes Merah Putih Desa Penggarit. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian secara simbolis di tingkat desa.
Kopdes Merah Putih Desa Penggarit sendiri merupakan satu dari 130 titik koperasi sejenis di Kabupaten Pemalang yang pembangunannya telah rampung 100 persen dan siap melayani masyarakat.
Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih di wilayahnya akan diarahkan penuh untuk menyokong sektor pertanian. Fokus utama koperasi ini adalah pengembangan potensi agro serta pemberdayaan para petani lokal.
“Salah satu komoditas unggulan yang mulai dikembangkan adalah jagung,” ujar Imam usai peresmian.
Imam menjelaskan, skema kerja sama yang diusung koperasi ini adalah dengan menjadi wadah penampung langsung hasil panen masyarakat. Dengan memotong jalur distribusi yang panjang, koperasi diharapkan mampu mengerek tingkat kesejahteraan petani sekaligus membebaskan mereka dari ketergantungan terhadap spekulan atau tengkulak yang kerap memainkan harga.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, memaparkan progres pembangunan mega proyek ekonomi desa ini. Dari total target 223 titik Kopdes Merah Putih di seluruh Kabupaten Pemalang, sebanyak 130 titik sudah berdiri kokoh dan siap beroperasi secara bertahap. Selebihnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian konstruksi dan administrasi.
Terkait kesiapan operasional, Letkol Inf Muhammad Arif menambahkan bahwa sejumlah fasilitas penunjang sedang dalam proses distribusi. Kendaraan operasional berupa mobil 4×4 dan motor roda tiga saat ini tengah dimobilisasi menuju masing-masing desa untuk mendukung mobilitas logistik pertanian.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Dalam sambutan tertulis Bupati Pemalang yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskumdag), Kholimin, Bupati berharap Kopdes Merah Putih mampu menjadi episentrum baru aktivitas ekonomi warga. Tempat di mana masyarakat tidak hanya bisa membeli kebutuhan pokok, tetapi juga memasarkan produk unggulan daerah mereka.
“Kami menghargai seluruh pemerintah desa, masyarakat, OPD terkait, lintas instansi serta lembaga BUMD untuk bersama-sama menjaga, mengembangkan dan memanfaatkan Kopdes Merah Putih demi kemajuan Kabupaten Pemalang,” ungkap Bupati dalam naskah sambutannya.
Menepis kekhawatiran adanya tumpang tindih fungsi, Pemkab Pemalang memastikan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih tidak akan berbenturan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Keduanya dipastikan berjalan beriringan pada bidang masing-masing demi memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan, menjaga ketahanan pangan, dan membuka lapangan usaha baru di tingkat desa.
Menutup sambutannya, Bupati Pemalang memberikan pesan moral yang kuat kepada jajaran pengurus Kopdes Merah Putih agar mengedepankan profesionalisme dan transparansi dalam mengelola aset rakyat tersebut.
“Jangan sampai Kopdes Merah Putih justru menjadi sarana untuk mengambil keuntungan pribadi. Hindari segala perbuatan yang dapat merugikan organisasi maupun lembaga Kopdes Merah Putih, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga dan memberikan manfaat nyata,” tegas Bupati.







