Mendapat laporan tersebut, Babinsa Koramil 12 Watukumpul, Sertu Sayik, langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama warga setempat, personel TNI melakukan upaya pencarian awal menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop.
Pihak pelapor menyebutkan bahwa proses evakuasi menghadapi kendala besar di lapangan.
“Pencarian korban saat ini masih dilakukan secara manual oleh warga. Penggunaan alat berat tidak memungkinkan untuk dikerahkan ke lokasi karena akses jalan menuju TKP hanya berupa jalan setapak yang sempit,” jelas Sertu Sayik kepada CMI News.
Selain dua korban jiwa yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian, longsor ini juga mengakibatkan kerusakan pada lahan milik Perhutani serta area pertanian warga.
Pihak Pemerintah Desa telah melaporkan musibah ini kepada Forkopimcam Watukumpul guna koordinasi lebih lanjut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi area rawan longsor, mengingat curah hujan di wilayah Watukumpul masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















