Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
PemalangPeristiwa

Warga Pemalang Gempar, Sosok Misterius Ditemukan di Pintu Air, Benarkah Korban Kejahatan?

×

Warga Pemalang Gempar, Sosok Misterius Ditemukan di Pintu Air, Benarkah Korban Kejahatan?

Sebarkan artikel ini
Warga Pemalang Gempar, Sosok Misterius Ditemukan di Pintu Air, Benarkah Korban Kejahatan?
Warga Pemalang Gempar, Sosok Misterius Ditemukan di Pintu Air, Benarkah Korban Kejahatan? (foto: Uji Prihantoro/CMI Group)

PEMALANG – Suasana tenang di wilayah Bantarbolang seketika berubah menjadi ketegangan. Warga Dukuh Lumpang, Desa Lanjiladang, Kabupaten Pemalang, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat misterius yang tersangkut di pintu air Bendungan Lanjiladang, Sabtu (4/4/2026) siang.

Jasad yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, memicu spekulasi dan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai penyebab pasti kematian korban.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Abdul Hamid sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia sedang melintas di area bendungan dengan niat awal untuk memanen pisang dan singkong di ladang miliknya. Namun, langkahnya terhenti oleh aroma tidak sedap yang sangat menyengat.

“Saya mencium bau busuk yang sangat tajam di sekitar pintu air. Karena curiga, saya cek dan ternyata ada sesosok mayat. Saya langsung lari melapor ke Pak Suyatno, penjaga bendungan,” ujar Abdul Hamid di lokasi kejadian.

Setelah laporan diterima, pihak pengelola bendungan bersama mantri pengairan segera memastikan temuan tersebut dan langsung menghubungi pihak kepolisian setempat.

Petugas dari Polsek setempat, Andri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal. Menurutnya, kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan lanjut membuat identitas maupun jenis kelamin korban sulit dikenali secara kasat mata.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Basarnas wilayah Pemalang dan pihak kecamatan. Fokus utama saat ini adalah proses evakuasi yang aman agar tidak merusak kondisi jasad untuk kepentingan autopsi nanti,” jelas Andri.

Hingga berita ini dirilis, petugas medis masih ditunggu untuk melakukan prosedur identifikasi awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Munculnya jasad di pintu air bendungan dengan kondisi tanpa identitas menimbulkan berbagai spekulasi di lapangan, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak kriminal. Namun, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Terkait apakah ini korban kejahatan atau kecelakaan (tenggelam), kami belum bisa menyimpulkan. Semua harus menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih mendalam,” tambah Andri.

Pihak berwajib juga mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses identifikasi. Saat ini, lokasi bendungan masih dijaga ketat oleh petugas untuk menjaga sterilisasi area evakuasi.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights