BANGKA BARAT – Ruas Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan maut melibatkan mobil Daihatsu Grand Max dan truk terjadi di Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada Selasa (11/6/2024) siang. Insiden tragis ini mengakibatkan sopir Grand Max tewas di lokasi kejadian.

Kecelakaan bermula saat mobil Grand Max melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok dengan kecepatan yang diduga cukup tinggi. Saat melintasi jalanan yang menikung di kawasan Desa Berang, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.

“Mobil Grand Max tersebut diduga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk melaju dari arah Mentok menuju Pangkalpinang, sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan,” jelas Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP M. Hardi.

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan mobil Grand Max hancur total hingga tak berbentuk. Kondisi ini membuat proses evakuasi sopir berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama karena tubuh korban terjepit di dalam kabin yang ringsek parah.

Warga dan pengendara yang melintas sempat berusaha memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi. Setelah berhasil dikeluarkan dari jepitan besi, korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat, namun petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat meski mengalami luka ringan dan trauma berat (syok).

Pihak Satlantas Polres Bangka Barat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Arus lalu lintas yang sempat tersendat selama proses evakuasi kini telah kembali normal.

Menanggapi kejadian ini, AKP M. Hardi kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Pangkalpinang-Mentok.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Jalur ini memiliki banyak tikungan tajam yang rawan kecelakaan. Selalu kontrol kecepatan dan pastikan kondisi fisik maupun kendaraan dalam keadaan prima,” tegasnya.