
PEMALANG ā Pemandangan berbeda terlihat di tengah aktivitas politik DPD PKS Kabupaten Pemalang. Bukannya membahas strategi perolehan kursi, puluhan kader justru berkumpul untuk membedah strategi dagang dan peluang cuan. Dalam agenda tersebut, PKS menegaskan bahwa kadernya tidak boleh hanya jago berorasi, tapi juga harus lihai melihat peluang pasar.
Hadir sebagai pembicara utama, Rizal Bawazier menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan kader. Ia menyoroti bahwa di era digital saat ini, batasan untuk memulai usaha hampir tidak ada bagi mereka yang mau belajar.
Dalam paparannya, Rizal Bawazier, Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS Dapil X Jateng Pekalongan Batang Pemalang menekankan bahwa melek politik saja tidak cukup.
Kader PKS dituntut untuk mandiri secara ekonomi agar memiliki posisi tawar dan ketahanan yang kuat dalam berkhidmat di masyarakat.
“Kemandirian ekonomi kader adalah pilar penting bagi perjuangan partai. Dengan jiwa entrepreneurship yang kuat dan pemanfaatan teknologi digital, kader bisa menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungannya masing-masing,” ujar Rizal dengan penuh semangat.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan jika ingin usaha milik kader bisa bersaing dan berkembang pesat.

Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para kader mulai mencurahkan isi hati dan ide mereka. Salah satu kader asal Bantarbolang, Pak Haris, menyampaikan aspirasi kritis terkait bantuan usaha. Ia mengusulkan agar bantuan bagi UMKM, baik dari internal partai maupun pemerintah, harus disesuaikan dengan jenis usaha yang sudah berjalan di lapangan.
“Harapannya agar lebih tepat sasaran. Jangan sampai bantuannya apa, kebutuhan usahanya apa,” ungkap Pak Haris yang disambut anggukan setuju oleh peserta lain.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rizal Bawazier tidak hanya memberikan janji, tetapi langsung menawarkan solusi nyata melalui penguatan wadah ekonomi kolektif. Ia mendorong para kader yang memiliki usaha untuk segera bersinergi dan bergabung dalam wadah resmi.
Rizal mengajak para kader pengusaha untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih. Melalui koperasi ini, diharapkan tercipta ekosistem bisnis yang saling mendukung, mulai dari kemudahan akses modal, pendampingan usaha, hingga pemasaran produk secara bersama-sama.
Dengan langkah ini, PKS Pemalang berharap kadernya tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya ekonomi digital, tetapi menjadi pemain kunci yang mampu menyejahterakan keluarga dan masyarakat sekitar.








