PEMALANG – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI dari Kodim 0711/Pemalang bersama warga setempat kini tengah mengejar target penyelesaian pembangunan Jembatan Armco di Sungai Penakir, Sabtu (4/4/2026).
Jembatan yang terletak di Dukuh Sawangan ini merupakan akses vital penghubung antarwilayah yang sebelumnya terputus total akibat terjangan banjir. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan untuk memulihkan mobilitas warga, mulai dari akses pendidikan hingga urat nadi perekonomian desa.
Danramil 13/Pulosari, Kapten Inf Mulyo Hartono, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk komitmen nyata dalam membantu kesulitan rakyat, terutama di daerah terdampak bencana.
“Kami bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar pembangunan Jembatan Armco ini selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini segera bisa dimanfaatkan kembali untuk menunjang aktivitas rutin warga,” ujar Kapten Inf Mulyo Hartono di sela-sela peninjauan lokasi.
Terputusnya akses jembatan sebelumnya memaksa warga melakukan putar jalan yang jauh atau nekat menyeberang dengan risiko tinggi. Kondisi ini sempat melumpuhkan roda ekonomi masyarakat Desa Penakir yang mayoritas mengandalkan akses tersebut untuk mendistribusikan hasil bumi.
Slamet (45), salah seorang warga Dukuh Sawangan, menyampaikan rasa syukurnya atas percepatan pembangunan ini. Ia menyebut dukungan dari personel Kodim 0711/Pemalang sangat membantu mempercepat pekerjaan fisik yang berat.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu kami. Dengan adanya jembatan ini nanti, aktivitas bekerja dan anak-anak sekolah akan kembali lancar,” ungkap Slamet.
Melalui semangat gotong royong yang tinggi, pembangunan jembatan dengan teknologi pipa baja bergelombang (Armco) ini dioptimalkan agar lebih tahan terhadap debit air tinggi di masa mendatang. Pemerintah desa dan jajaran TNI optimis jembatan akan segera operasional dalam waktu dekat guna mempercepat pemulihan ekonomi kawasan Pulosari.



















