-
Puskesmas Muaro Kumpeh
-
Puskesmas Kasang Pudak
-
Puskesmas Sungai Duren
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan melakukan berbagai bentuk intervensi berbasis masyarakat, seperti pengumpulan data kesehatan, pemetaan situasi TB, edukasi masyarakat, deteksi faktor risiko, pendampingan kader kesehatan, serta penyusunan program kerja yang disesuaikan dengan kondisi desa. Mereka juga akan dibimbing langsung oleh dosen pendamping dari UNJA serta tenaga kesehatan puskesmas setempat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi atas komitmennya mendukung program pemerintah dalam penanggulangan TB. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa, terutama dalam hal pengendalian penyakit menular.
Pihak Program Studi IKM FKIK UNJA juga menyampaikan bahwa PBL bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan proses penting dalam membentuk karakter profesional mahasiswa kesehatan masyarakat. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, manajemen program kesehatan, serta kerja sama lintas sektor.
Dengan dimulainya PBL ini, diharapkan tercipta sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya TB serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Kegiatan PBL 2025 juga diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan komitmen dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














