Muaro Jambi, 27 Agustus 2025 – Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi (FKIK UNJA), resmi membuka kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL) tahun 2025 di Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan sekaligus berkontribusi dalam upaya penanggulangan penyakit menular di wilayah tersebut.

Pembukaan PBL diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dengan dihadiri oleh perwakilan Dinkes, kepala puskesmas wilayah sasaran, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta PBL. Acara diawali dengan sambutan pejabat Dinkes yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor kesehatan dalam menghadapi tingginya kasus Tuberkulosis (TB) di masyarakat.

Tahun ini, PBL mengangkat tema “Penguatan Upaya Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis (TB) Berbasis Masyarakat”. Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. TB masih menjadi salah satu penyakit prioritas nasional, termasuk di Kabupaten Muaro Jambi, sehingga dibutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak untuk meningkatkan deteksi dini, pengawasan pengobatan, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

Pelaksanaan PBL dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, mulai 1 September hingga 31 Oktober 2025. Sebanyak 14 kelompok mahasiswa telah dibentuk dan masing-masing ditempatkan di 14 desa binaan. Desa-desa tersebut berada di bawah koordinasi tiga puskesmas, yaitu:

  1. Puskesmas Muaro Kumpeh

  2. Puskesmas Kasang Pudak

  3. Puskesmas Sungai Duren

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan melakukan berbagai bentuk intervensi berbasis masyarakat, seperti pengumpulan data kesehatan, pemetaan situasi TB, edukasi masyarakat, deteksi faktor risiko, pendampingan kader kesehatan, serta penyusunan program kerja yang disesuaikan dengan kondisi desa. Mereka juga akan dibimbing langsung oleh dosen pendamping dari UNJA serta tenaga kesehatan puskesmas setempat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi atas komitmennya mendukung program pemerintah dalam penanggulangan TB. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa, terutama dalam hal pengendalian penyakit menular.

Pihak Program Studi IKM FKIK UNJA juga menyampaikan bahwa PBL bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan proses penting dalam membentuk karakter profesional mahasiswa kesehatan masyarakat. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, manajemen program kesehatan, serta kerja sama lintas sektor.

Dengan dimulainya PBL ini, diharapkan tercipta sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya TB serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Kegiatan PBL 2025 juga diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan komitmen dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi.