
Solo, CMI News – Madura United harus menerima kekalahan telak dari PSS Sleman dengan skor 4-0 dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Jumat (27/12/2024). Kekalahan ini semakin memperberat posisi Madura United yang kini terpuruk di dasar klasemen.
Taufik Hidayat Buka Suara
Taufik Hidayat, gelandang Madura United, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama kekalahan tersebut adalah hilangnya fokus tim setelah gol yang dicetak oleh Maxuel di awal babak pertama dianulir oleh wasit.
“Saya rasa malam ini kami benar-benar kehilangan fokus sejak awal, terutama setelah gol dianulir. Itu sangat memengaruhi mental kami di lapangan. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk tidak mudah terganggu oleh situasi seperti itu,” ujar Taufik dalam konferensi pers usai pertandingan.
Serangan Tinggi, Tapi Tanpa Penyelesaian Akhir yang Baik
Meski tampil tanpa salah satu pemain kunci, Lulinha, Madura United sebenarnya mampu memberikan tekanan tinggi kepada lini pertahanan PSS Sleman. Namun, serangan tersebut gagal dikonversi menjadi gol akibat lemahnya penyelesaian akhir.

Di sisi lain, PSS Sleman bermain lebih efektif dengan memanfaatkan celah di lini belakang Madura United. Serangan balik cepat dan situasi bola mati menjadi senjata utama PSS Sleman yang akhirnya berbuah empat gol ke gawang Madura United.
Evaluasi Jelang Paruh Kedua Musim
Taufik mengakui bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi besar bagi timnya menjelang paruh kedua musim. Ia menyatakan bahwa tim harus bekerja keras untuk memperbaiki performa dan mentalitas agar bisa bangkit dari keterpurukan.
“Ini jadi pelajaran bagi kami semua. Kami harus belajar untuk tetap fokus di setiap situasi, apa pun yang terjadi di lapangan. Kami akan bekerja lebih keras untuk laga-laga berikutnya,” tambahnya.
Posisi Madura United di Klasemen
Hingga pertandingan ke-17, Madura United hanya mampu mengumpulkan 9 poin, menempatkan mereka sebagai juru kunci klasemen Liga 1 Indonesia. Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi tim untuk bangkit di sisa musim.
Madura United kini memiliki tugas berat untuk keluar dari zona degradasi dan meningkatkan performa mereka. Dengan evaluasi mendalam dan kerja keras, tim berharap dapat memperbaiki posisi mereka di sisa kompetisi Liga 1.








