
Pemalang, CMI News – Duka mendalam menyelimuti Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, setelah Kepala Desa (Kades) mereka, Bapak H. Darmo, tutup usia pada Kamis, (24/10/2024) pagi sekitar pukul 06.00 WIB di RS Mardhotilah.
Ribuan warga dari berbagai pelosok desa dan wilayah sekitar hadir untuk memberikan penghormatan terakhir pada sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan masyarakatnya.
Kepala Desa Mejagong meninggal dunia secara mendadak. Berdasarkan informasi yang didapat, sebelumnya Almarhum sempat hadir dalam acara hajatan warganya sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (23/10).
Sontak hal ini membuat warga kaget, kepergian beliau menyisakan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar. Tetapi juga bagi seluruh warga desa yang selama ini merasakan dampak positif dari kepemimpinannya.
Prosesi pemakaman yang berlangsung pada Kamis, (24/10), diwarnai suasana haru. Ribuan pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga desa, tampak berbondong-bondong mengiringi jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir.

Pemakaman yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mejagong diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Sosok Pemimpin yang Dirindukan
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pemimpin yang berdedikasi tinggi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
Banyak program pembangunan dan kemasyarakatan yang berhasil dijalankan selama masa jabatannya. Di bawah kepemimpinannya, Desa Mejagong mengalami banyak perubahan, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga pelayanan publik yang semakin baik.
” Sosok beliau adalah panutan bagi kami. Almarhum selalu terbuka dengan warga, mendengarkan keluhan dan aspirasi kami. Desa ini banyak berkembang di bawah kepemimpinannya,” ujar salah satu warga yang hadir dalam prosesi pemakaman.
Tidak hanya di bidang pembangunan, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang dermawan dan sering membantu warga yang membutuhkan, baik secara materi maupun moral.
Kedekatannya dengan masyarakat membuatnya dihormati dan dicintai oleh berbagai kalangan.
Ditambahkan, Kepala Desa Kalimas, Mujiono, yang juga kerabat dekat almarhum mengungkapkan kesedihan yang mendalam.
” Kemarin kami masih rapat di kecamatan bersama, beliau sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Sosoknya humoris dan ngemong, selalu memberikan nasihat yang bijak,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.
“Kami akan sangat kehilangan sosoknya yang berharga,” ujar Mujiono
Almarhum dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya. Cerita Mujiono, Ia selalu hadir dalam berbagai kegiatan desa, memberikan perhatian dan nasihat, serta pengalaman yang membantu banyak pihak.
Kepergiannya menyisakan kesedihan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi seluruh warga Desa Mejagong dan sekitarnya.
Pengganti Belum Ditentukan
Dengan kepergian Kades Mejagong, kini roda pemerintahan desa sementara akan dijalankan oleh sekretaris desa hingga pemerintah daerah menetapkan langkah selanjutnya untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa. Namun, bagi warga Mejagong, sosok almarhum akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang telah memberikan pengabdian terbaiknya.
Kepergian beliau menjadi momen refleksi bagi seluruh warga untuk melanjutkan cita-cita pembangunan desa yang telah dirintis, sekaligus menjaga kerukunan dan kebersamaan yang selama ini dijaga oleh almarhum.
Selamat jalan, Kades Mejagong. Warisan kepemimpinanmu akan selalu diingat oleh masyarakat desa.






