Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Pemalang Promosikan Kekayaan Kuliner di Panggung Nasional

×

Pemalang Promosikan Kekayaan Kuliner di Panggung Nasional

Sebarkan artikel ini

PEMALANG – Kabupaten Pemalang memanfaatkan panggung megah Karnaval SCTV untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khasnya kepada khalayak yang lebih luas. Dalam acara yang disiarkan langsung dari Lapangan Simongklang, Widuri, pada Sabtu (17/5/2025), Bupati Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes dengan antusias mengenalkan beragam hidangan istimewa Pemalang kepada sejumlah artis ibu kota yang hadir.

Didampingi oleh istri masing-masing, Bupati dan Wakil Bupati bergantian memamerkan dan menjelaskan keunikan setiap makanan khas yang telah tertata rapi di atas panggung. Sate loso menjadi pembuka perkenalan kuliner Pemalang. Bupati Anom dengan bangga mengungkapkan bahwa sate yang berbahan dasar daging kerbau dengan bumbu khas ini pernah menjadi bagian dari hidangan di Istana Negara Jakarta.

“Yang pertama ini kita kenalkan sate loso, ini sangat khas dari Pemalang, karena dari daging kerbau dan bumbunya juga sangat luar biasa tidak kalah dengan sate-sate dari daerah lain, ini salah satu masakan yang pernah masuk Istana juga,” ujar Bupati penuh semangat.

Tak hanya sate loso, kelezatan kue kamir juga turut diperkenalkan sebagai potensi oleh-oleh khas Pemalang. “Kedua ada kue kamir, ini sangat khas Pemalang banget, saya juga pernah memberi oleh-oleh ini pada artis dan dia ketagihan karena enak,” lanjut Bupati, berbagi pengalamannya.

Kabupaten Pemalang juga memiliki keistimewaan pada kue apem comal. Bupati menjelaskan bahwa apem yang berasal dari daerah Comal, yang merupakan wilayah Wakil Bupati Nurkholes, ini terbuat dari beras ketan yang difermentasi secara khusus sehingga tidak akan dikerubuti semut meskipun diletakkan di tempat terbuka.

“Ini khas dari daerah Comal, daerahnya Pak Nurkholes,” imbuh Bupati sambil melirik ke arah wakilnya.

Selanjutnya, aroma khas grombyang turut menggoda para hadirin. Bupati Anom dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa cita rasa grombyang tidak kalah dengan rawon, hidangan berkuah hitam yang populer di Jawa Timur. “Nyesel kalau ke Pemalang tapi tidak mencoba grombyang,” tegasnya.

Selain fokus pada promosi kuliner, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk menyampaikan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Pemalang, terutama di bidang infrastruktur. “Program unggulan Pemalang infrastruktur itu pasti, InsyaAllah kita perbaiki, bersama Forkopimda kita perbaiki infrastruktur bersama-sama, gotong-royong guyub rukun,” pungkas Bupati.

Acara yang juga dihadiri oleh Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo, Sekda Heriyanto, perwakilan dari Lanal Tegal, serta tamu undangan lainnya ini dilanjutkan dengan pawai artis dari Lapangan Simongklang Widuri menuju Hotel Grand Wijaya Pemalang, di mana antusiasme warga Pemalang terlihat jelas di sepanjang rute pawai. Langkah Pemkab Pemalang dalam memanfaatkan panggung nasional untuk mempromosikan kekayaan kulinernya ini diharapkan dapat meningkatkan popularitas makanan khas daerah serta menarik wisatawan untuk berkunjung dan menikmati langsung kelezatan Pemalang.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights