
PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus menunjukkan komitmennya dalam menata fasilitas publik agar lebih representatif bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar kegiatan kerja bakti atau korve massal di Stadion Jatidiri, Kecamatan Comal, pada Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Comal dan para pelajar setempat.
Bupati Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa aksi korve ini bukan sekadar pembersihan biasa, melainkan bagian dari gerakan rutin setiap Jumat pagi melalui program Indonesia Asri serta visi daerah Pemalang Resik, Hijau, dan Apik.
“Hari ini kita berlokasi di Stadion Jatidiri Kecamatan Comal. Ini adalah langkah awal visualisasi stadion agar siap digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat ke depannya,” ujar Bupati di sela-sela kegiatannya memotong rumput lapangan menggunakan mesin pemotong.
Aksi Bupati yang terjun langsung ke lapangan tersebut menjadi simbol kuat kepedulian pimpinan daerah terhadap pemeliharaan aset negara. Menurutnya, stadion merupakan fasilitas umum (fasum) vital yang harus dijaga kualitasnya agar memberikan kenyamanan maksimal bagi warga.

Fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah pembersihan area tribun, penataan lingkungan sekitar, hingga pemangkasan rumput lapangan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan sebelum stadion masuk ke tahap uji kelayakan.
Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama jajaran pemerintah kecamatan dan desa di wilayah Comal berkomitmen untuk terus bersinergi dalam melakukan penataan. Targetnya, Stadion Jatidiri dapat segera difungsikan secara resmi.
“Kami upayakan pada pertengahan tahun 2026 ini, Stadion Jatidiri sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga maupun kegiatan positif lainnya,” tambah Bupati.
Selain untuk kepentingan olahraga, kebersihan stadion juga berdampak pada lingkungan sekitar. Bupati mengingatkan bahwa tumpukan sampah atau drainase yang tidak terawat dapat memicu masalah lingkungan yang lebih besar.
“Untuk masyarakat Comal, mari kita jaga kebersihan dan aset-aset yang ada agar dapat berfungsi dengan baik. Dengan menjaga lingkungan, kita juga dapat menekan potensi bencana seperti banjir,” tuturnya.
Melalui kegiatan korve ini, Pemkab Pemalang berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup berdampingan secara harmonis dengan alam serta merasa memiliki terhadap fasilitas publik yang telah dibangun.






