Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Perkuat Kemandirian Ekonomi, PW Ansor Jateng Resmikan Lahan Pertanian BUMA di Pulosari Pemalang

×

Perkuat Kemandirian Ekonomi, PW Ansor Jateng Resmikan Lahan Pertanian BUMA di Pulosari Pemalang

Sebarkan artikel ini

PEMALANG – Pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pulosari masa khidmat terbaru berlangsung khidmat pada Minggu (19/4/2026). Di bawah nakhoda Sahabat Muammar, momentum pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga langkah nyata penguatan ekonomi melalui peresmian lahan pertanian Badan Usaha Milik Ansor (BUMA).

​Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Gus Sidqon Prabowo, didampingi koordinator wilayah Pekalongan Raya, Muhammad Masruri dan H. Aminul Fikar. Turut hadir jajaran PC GP Ansor Kabupaten Pemalang yang dipimpin oleh Gus Edo dan Kasatkorcab A. Fauzan, serta unsur Forpimcam Pulosari dan keluarga besar MWC NU Pulosari.

​Empat Pilar Kader Ansor

​Dalam arahannya pasca-prosesi pelantikan, Gus Sidqon Prabowo menekankan bahwa kader Ansor masa kini harus berpegang teguh pada empat prinsip keseimbangan hidup:

  1. Hablum Minallah: Hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
  2. Hablum Minannas: Kontribusi sosial antar sesama manusia.
  3. Hablum Minal ‘Alam: Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
  4. Kemandirian Ekonomi: Sebagai fondasi kedaulatan organisasi.

​“Ansor harus mampu menjaga keseimbangan antara nilai spiritual, sosial, kepedulian lingkungan, dan kemandirian ekonomi,” tegas Gus Sidqon saat meresmikan lahan BUMA.

​Lahan pertanian yang diresmikan tersebut kini telah produktif dengan berbagai jenis sayuran dan bibit kopi. Program ini diproyeksikan menjadi mesin ekonomi bagi organisasi di tingkat akar rumput.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PC GP Ansor Pemalang, Gus Edo, mengingatkan pentingnya adaptabilitas kader di tengah arus zaman. Ia menekankan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketahanan pangan adalah dua kunci utama.

​“Kaderisasi harus melahirkan sosok yang tidak hanya loyal, tapi juga memiliki kapasitas mumpuni. Ansor harus hadir dengan program nyata, salah satunya melalui ketahanan pangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gus Edo.

​Pengurus PAC Ansor Pulosari memasang target optimis. Dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun ke depan, komoditas kopi yang ditanam diharapkan sudah mulai memasuki masa panen. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi percontohan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di wilayah Pemalang selatan.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights