Ia mengatakan, kebutuhan makan pengungsi, pelayanan dapur umum masih dilaksanakan, distribusi makan pengungsi di beberapa pos serta para relawan yang masih bertugas.
“Bersama BPBD Banjarnegara, logistik dan distribusi terus kami lakukan, sesuai petunjuk Bupati agar pelayanan satu pintu dalam melayani kebutuhan pengungsi”, jelasnya.
Meski tidak seramai dalam sepuluh hari pertama, lanjut Adhe, atau sebelum evakuasi pencarian korban dihentikan, saat ini fokus pelayanan PMI pada validasi data, kebutuhan, distribusi serta menghimpun layanan umpan balik dari penyintas.



















