
CMI News — Nvidia terus memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan dengan menghadirkan perangkat komputasi berperforma tinggi untuk pengguna profesional.
Melalui solusi terbaru ini, Nvidia memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai beban kerja AI langsung di lingkungan kerja tanpa harus membangun atau mengandalkan data center berskala besar.
Dalam ajang GTC Taipei 2026, Nvidia resmi meluncurkan DGX Station for Windows, superkomputer AI berdesain ringkas yang menyasar ekosistem Windows.
Perangkat ini mampu menjalankan model AI hingga 1 triliun parameter secara lokal. Kemampuan tersebut memungkinkan pengguna melatih model, menjalankan inferensi, hingga mengembangkan agen AI langsung dari perangkat tanpa bergantung pada layanan cloud.
Nvidia membekali DGX Station dengan chip GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip, memori hingga 748 GB, serta performa AI mencapai 20 petaflops untuk menangani berbagai kebutuhan komputasi tingkat tinggi.

Nvidia berencana mulai memasarkan DGX Station for Windows pada kuartal keempat 2026 melalui sejumlah mitra, termasuk Asus, Dell, HP, MSI, dan Supermicro.






